HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG
- Jumat, 31 Oktober 2025
Pemko Padang Kukuhkan 208 Dubalang Kota Untuk Perkuat Keamanan Berbasis Adat Minangkabau
Pemko Padang Kukuhkan 208 Dubalang Kota untuk Perkuat Keamanan Berbasis Adat Minangkabau
Padang (Minangsatu) - Pemerintah Kota Padang resmi membentuk dan mengukuhkan 208 “Dubalang Kota” sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat berbasis kearifan lokal Minangkabau.
Pengukuhan berlangsung di Gedung Youth Center, Kamis (30/10/2025), dan menjadi bagian dari program unggulan “Padang Sigap” yang digagas Wali Kota Fadly Amran.
Wali Kota Padang Fadly Amran menyebutkan, pembentukan Dubalang Kota merupakan langkah konkret dalam menegakkan nilai-nilai adat Minangkabau di tengah masyarakat.
“Mengaktifkan program unggulan Padang Sigap, kami menginisiasi Dubalang Kota sebagai bentuk nyata penegakan nilai adat dan budaya Minangkabau di tengah masyarakat,” ujar Fadly Amran saat mengukuhkan para Dubalang.
Dubalang Kota: Parik Paga Nagari Penjaga Keamanan
Sebanyak 208 Dubalang tersebut direkomendasikan langsung oleh niniak mamak di masing-masing nagari atau kelurahan di Kota Padang. Mereka merupakan orang-orang pilihan yang selama ini dikenal aktif menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.
“Tidak hanya soal keamanan, kita juga ingin menghidupkan kembali semangat hidup bernagari. Di belakang Dubalang harus ada niniak mamak, agar setiap kegiatan dan laporan Dubalang bisa disampaikan melalui struktur adat,” tambah Wali Kota.
Para Dubalang yang dikukuhkan memiliki rentang usia beragam, dengan yang tertua berusia 50 tahun. Sebagai bentuk dukungan operasional, Pemko Padang menyerahkan 79 unit kendaraan roda dua untuk menunjang kegiatan mereka di lapangan.
Dubalang Kota dijadwalkan berpatroli setiap malam pukul 21.00 hingga 05.00 WIB, terutama di jam-jam rawan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban umum (trantibum).
Dukung Kesiapsiagaan Bencana: Sosialisasi Drill Gempa dan Tsunami
Selain menjaga keamanan, Dubalang Kota juga dilibatkan dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana.
Fadly Amran meminta Dubalang untuk aktif memberikan edukasi kepada warga mengenai drill gempa dan tsunami yang akan dilaksanakan pada 5 November 2025 mendatang.
“Berikan pemahaman kepada warga tentang simulasi gempa dan tsunami, arah evakuasi, serta tindakan penyelamatan diri,” imbau Fadly.
Latihan kesiapsiagaan tersebut akan digelar serentak pukul 10.00 WIB di delapan kecamatan yang termasuk zona merah tsunami. Sirene akan dibunyikan sebagai tanda warga harus menuju Tempat Evakuasi Sementara (TES) terdekat.
Dubalang Kota, Perpanjangan Tangan Pemerintah
Kepala Satpol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra, menjelaskan bahwa Dubalang Kota akan ditempatkan di seluruh kecamatan dengan formasi dua orang per kelurahan. Mereka bekerja di bawah koordinasi Kasi Trantib Kecamatan, serta bersinergi dengan Babinsa, Babinkamtibmas, dan tokoh masyarakat setempat.
“Para Dubalang Kota difasilitasi dengan kendaraan operasional, seragam tugas, dan uang transportasi per kegiatan. Mereka menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan berbasis adat nagari, sesuai semangat Badagok, Badantang, dan Badunsanak,” jelas Chandra.
Editor : melatisan
Tag :#Dubalang Kota
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PT SEMEN PADANG PERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA, ANDRIA DELFA TEKANKAN NILAI PATRIOTIK, GIGIH, DAN EMPATI
-
PT SEMEN PADANG PERKUAT KAPASITAS PENGURUS FORUM NAGARI UNTUK OPTIMALKAN PROGRAM BMN
-
PT SEMEN PADANG RAIH PENGHARGAAN IJTI SUMBAR ATAS AKSI NYATA PENANGGULANGAN BENCANA
-
TINGKATKAN KETERAMPILAN KERJA DAN OLAHRAGA, MASYARAKAT PAMPANGAN SAMBUT PROGRAM PEMBERDAYAAN 2026
-
BANTUAN UNTUK DRUMBAND DAN PELATIHAN SATPAM DORONG PEMBERDAYAAN PEMUDA KOTO LUA
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU