HOME BIROKRASI KABUPATEN DHARMASRAYA
- Sabtu, 12 September 2026
Pemkab Dharmasraya Distribusikan Air Bersih Ke 106 Jorong Terdampak Kekeringan
Dharmasraya (Minangsatu) - Sedikitnya 106 Jorong, berada di 25 Nagari, 11 Kecamatan, diwilayah Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat terdampak kekeringan. Hal ini, sesuai dengan informasi diterima Dinas Komunikasi dan Informatika hingga Kamis sore (10/9/2026). Bahkan jumlah masyarakat terdampak kekeringan dan krisis air bersih tersebut mencapai 13.554 Kepala Keluarga (KK).
Kekeringan melanda warga ini, akibat cuaca Elnino ekstrim sudah mencapai 4 bulan terakhir. Dalam catatan Dinas Kominfo, hanya Kecamatan Sembilan Koto, tidak melaporkan adanya wilayah terdampak kekeringan dan krisis air bersih.
Menghadapi kondisi tersebut, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, S. H., LL. M., langsung membentuk Satgas Penanganan Kemarau. Mereka ditugaskan untuk melakukan penanganan dampak kemarau. Termasuk pendistribusian air bersih dan pompa air untuk areal pertanian terdampak kekeringan.
Sejak beberapa hari ini Pemerintah Daerah Dharmasraya mulai menyalurkan air bersih di Gunung Selasih, Pulau Punjung, dan Koto Gadang. Sedangkan hari ini, Jum’at (11/9/2026) kembali disalurkan di Ampang Kuranji, Taratak Tinggi dan Sikabau.
Air bersih juga disalurkan di Koto Ranah, Koto Laweh, Siguntur, Sungai Duo, Tabek, Koto Gadang, Koto Baru, Tebing Tinggi, Panyubarangan, Kurnia Selatan, Batu Rijal, Gunung Medan, Ranah Palabi, Koto Tuo dan Sungai kambut.
Kedepannya Bupati Annisa juga telah menginstruksikan BPBD bersama perangkat terkait melakukan pendataan harian terhadap daerah-daerah yang terdampak kekeringan sehingga perkembangan kondisi dan kebutuhan masyarakat dapat dipantau secara berkala.
Sebagai langkah tanggap awal, mulai Jumat (11/9), pemerintah daerah akan mengerahkan armada mobil tangki untuk mendistribusikan air bersih ke wilayah yang mengalami kekurangan air.
“Untuk sementara ada empat unit mobil tangki dari Pemda, 10 unit dari balai dan dua unit dari provinsi yang akan dikerahkan untuk membantu distribusi air kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain distribusi air bersih, Pemkab Dharmasraya juga tengah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk segera membangun sumur bor di wilayah yang membutuhkan sumber air.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga sedang mengomunikasikan dukungan dari sejumlah perusahaan untuk mendapatkan tambahan armada mobil tangki guna memperkuat pelayanan distribusi air bersih kepada masyarakat.
Bupati juga menekankan pentingnya koordinasi dan kolaborasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menghadapi dampak musim kemarau, sehingga penanganan di lapangan dapat dilakukan secara terpadu dan kebutuhan masyarakat dapat segera direspons.
“Kolaborasi penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Pemkab Dharmasraya memastikan penanganan kekeringan akan terus dilakukan berdasarkan perkembangan data lapangan, dengan pendataan harian menjadi dasar dalam menentukan wilayah yang membutuhkan prioritas distribusi air bersih maupun dukungan sumber air lainnya.(Syaiful Hanif)
Editor : melatisan
Tag :Pemkab Dharmasraya, Distribusikan, Air Bersih, ke 106 Jorong, Terdampak Kekeringan
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
POLRES DHARMASRAYA GELAR APEL OPERASI PATUH SINGGALANG 2026, UNTUK UTAMAKAN KESELAMATAN BERLALU LINTAS
-
KAPOLRES DHARMASRAYA TERJUN LANGSUNG MEMBERIKAN RASA AMAN TERKAIT KESELAMATAN LALULINTAS UNTUK ANAK SEKOLAH
-
DHARMASRAYA DUKUNG PERCEPATAN PERLINSOS DIGITAL, DUKCAPIL PERKUAT VALIDITAS DATA PENERIMA BANSOS
-
BUPATI ANNISA BERSAMA KAPOLRES DHARMASRAYA TINJAU LAHAN BEKAS KEBAKARAN HUTAN
-
DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN DHARMASRAYA GELAR BIMTEK PEMANTAPAN PENGGUNAAN APLIKASI SRIKANDI
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL
-
SEMEN PADANG FC DAN BAN KAPTEN: KETIKA PENGALAMAN SAJA TAK CUKUP, KABAU SIRAH BUTUH JIWA YANG MENGIKAT
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU