HOME POLITIK KABUPATEN PESISIR SELATAN
- Sabtu, 20 Juni 2026
Pemilu Inklusif Bukan Sekadar Narasi, Ketua Pertuni Pesisir Selatan Kupas Tuntas Dalam Podcast Baraja Pemilu
Pemilu Inklusif Bukan Sekadar Narasi, Ketua Pertuni Pesisir Selatan Kupas Tuntas dalam Podcast Baraja Pemilu
Painan (Minangsatu) - Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Pesisir Selatan—Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan menghadirkan Ketua Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kabupaten Pesisir Selatan, Suherman, sebagai narasumber dalam program Podcast Bersama Rakyat Jaga Pemilihan Umum atau Baraja Pemilu di ruang podcast kantor setempat, Sabtu (20/06).
Dalam kesempatan tersebut, Suherman menegaskan penyelenggaraan Pemilu harus menjamin kesetaraan bagi seluruh warga negara tanpa diskriminasi. Menurutnya, prinsip tersebut harus diwujudkan dalam setiap tahapan Pemilu tanpa terkecuali.
“Paling tidak ada dua tahapan yang sangat berkaitan dengan hak konstitusional kelompok disabilitas. Pertama, tahapan penyusunan daftar pemilih yang menghasilkan data pemilih. Bagi kami, persoalannya bukan hanya terdaftar sebagai pemilih, tapi bagaimana hak pilih kami dapat benar-benar disalurkan,” ujarnya.
Suherman juga menyoroti masih adanya pembatasan hak pilih disabilitas oleh pihak keluarga ketika petugas melakukan pemutakhiran data pemilih. Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian seluruh pihak agar hak konstitusional penyandang disabilitas tetap terlindungi.
Selain hak memilih, Suherman menilai hak untuk dipilih juga menjadi isu penting dalam mewujudkan Pemilu yang inklusif. Ia menyampaikan hingga saat ini belum ada penyandang disabilitas yang menjadi peserta Pemilu di Pesisir Selatan.
“Kedua, tahapan pencalonan atau hak untuk dipilih. Sepanjang sejarah Pemilu pascareformasi, belum ada satu pun penyandang disabilitas yang menjadi kontestan Pemilu di Kabupaten Pesisir Selatan. Padahal merujuk data kependudukan terdapat sekitar dua ribuan penyandang disabilitas di daerah ini, meskipun tentu persyaratan sebagai peserta Pemilu tetap harus dipenuhi,” katanya.
Suherman memberikan sejumlah catatan evaluasi terhadap pelaksanaan Pemilu sebelumnya. Pada Pemilu 2019 dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, kelompok disabilitas dilibatkan sebagai relawan demokrasi oleh penyelenggara Pemilu. Namun, keterlibatan tersebut tidak tampak lagi pada Pemilu dan Pilkada 2024.
Menurutnya, tidak dilibatkannya kelompok disabilitas berdampak pada berkurangnya akses informasi kepemiluan bagi kelompok disabilitas, termasuk informasi mengenai visi, misi, dan program para peserta Pemilu.
Hal lain, Suherman mendorong supaya kelompok disabilitas diberikan kesempatan yang lebih luas untuk terlibat sebagai penyelenggara dan pengawas Pemilu sepanjang memenuhi kualifikasi yang ditentukan.
“Dalam berbagai forum resmi saya sering sampaikan bahwa secara alamiah penyandang disabilitas akan lebih nyaman bila mendapatkan pendampingan atau pelayanan dari sesamanya yang paham apa kebutuhan mereka,” ungkapnya.
Melalui podcast Baraja Pemilu, Suherman berharap semakin banyak informasi kepemiluan yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok disabilitas, sehingga cita-cita mewujudkan Pemilu yang benar-benar inklusif dapat terwujud di Pesisir Selatan.
Editor : melatisan
Tag :Pemilu Inklusif, Bukan Sekadar Narasi, Ketua Pertuni, Pesisir Selatan, Kupas Tuntas, dalam Podcast, Baraja Pemilu
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
BAWASLU PESISIR SELATAN: DISTRIBUSI X-BANNER PPID DILANJUTKAN UNTUK PERKUAT KIP
-
PERLUAS AKSES INFORMASI, BAWASLU PESISIR SELATAN DISTRIBUSIKAN X-BANNER PPID KE SEJUMLAH KANTOR LAYANAN PUBLIK
-
JALIN KERJA SAMA PENGAWASAN PARTISIPATIF, BAWASLU PESISIR SELATAN DAN STAI BALAISELASA TANDATANGANI MOU DAN PKS
-
BAWASLU PESISIR SELATAN JARING MASUKAN KELOMPOK DISABILITAS UNTUK PERKUAT DEMOKRASI INKLUSIF
-
HINGGA JUNI BAWASLU PESISIR SELATAN BERHASIL REALISASIKAN 65,14% APBN
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG
-
MENJAGA NILAI ABS-SBK DI TENGAH FENOMENA LGBT DI SUMATERA BARAT: ANTARA TANTANGAN SOSIAL, MORAL, DAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA
-
MENZIARAHI AKAR SEJARAH SEMEN PADANG FC DI LAWANG