HOME SOSIAL BUDAYA PROVINSI SUMATERA BARAT
- Rabu, 2 November 2022
Patahkan Tuduhan Intervensi OPD Pengadaan Alsintan, Yustiadi ; Pak Nof Jangan Tebar Angin
Padang (Minangsatu) - Terkait pemberitaan intervensi proyek pengadaan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) senilai Rp3 miliar yang dilontarkan Anggota DPRD Sumbar, Nofrizon, dari partai Demokrat saat interupsi dalam rapat paripurna DPRD Sumbar, Senin (31/10) lalu. Hal tersebut tegas dibantah oleh Ir. Yustiadi, Kabid Tanaman Hortikultura Dinas Pertanian Tanaman Pangan Sumbar melalui selulernya kepada media, Selasa (2/11/2022).
"Tidak benar pernyataan pak Nof (Nofrizon) itu, jangan tebar angin saja. Kami di OPD Dinas Pertanian Tanaman Pangan Sumbar ini tidak menerima intervensi apapun dari siapapun. Kami bekerja sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku," tegas Yustiadi.
Ia juga menjelaskan mekanisme realisasi alsintan hingga sampai ke tangan petani melalui beberapa proses yakni melalui identifikasi Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) sebagai dasar data petani yang menerima bantuan. Lalu mesin Alsintan seperti apa yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan petani. Sedangkan soal Alsintan dari Pokir DPRD, Yustiadi mengatakan yang memperjuangkan aspirasi rakyat telah dilakukan sesuai aturan.
"Kita melakukan lelang sesuai regulasi sebelumnya soal Alsintan itu juga dikonfirmasi ke petani, Alsintan yang bagaimana yang dibutuhkan dan cocok untuk membantu kerja petani menuju kesejahteran petani. Jadi tidak akan mungkin kami mengikuti orang yang mengintervensi hanya demi jabatan, tugas ASN mulia sudah belasan tahun dijalani, masak karena itu kami harus pertaruhkan, ikuti intervensi itu resikonya penjara," tutup Yustiadi.
Editor : ranof
Tag :#Alsintan #Intervensi #Dprd #Sumbar
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
DI SUMBAR TIDAK BOLEH NARKOBA BERKEMBANG, TAPI FAKTANYA TETAP ADA, GUBERNUR SERUKAN SELAMATKAN GENERASI MUDA
-
DIRJEN POLPUM KEMENDAGRI: SUMATERA BARAT BERPOTENSI MENJADI MODEL NASIONAL PENCEGAHAN KONFLIK BERBASIS SEKOLAH
-
GUBERNUR MAHYELDI : PERSOALAN SAMPAH MASIH MENJADI TANTANGAN BESAR PEMERINTAH, BELUM ADA KESADARAN DAN BUDAYA BERSIH MASYARAKAT
-
M. SHADIQ PASADIGOE: PANCASILA HARUS HIDUP DALAM TINDAKAN NYATA, BUKAN SEKADAR DIHAFAL
-
GUBERNUR MAHYELDI KOMIT MENYUKSESKAN MUKTAMAR PBNU KE-35 DI SUMBAR
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG
-
MENJAGA NILAI ABS-SBK DI TENGAH FENOMENA LGBT DI SUMATERA BARAT: ANTARA TANTANGAN SOSIAL, MORAL, DAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA
-
MENZIARAHI AKAR SEJARAH SEMEN PADANG FC DI LAWANG