- Kamis, 14 Oktober 2021
Pasca Banjir, Anggota Perkim LH Langsung Ke Lapangan
Pd. Panjang (Minangsatu) - Pasca banjir dadakan melanda Kota Padang Panjang, Rabu petang kemaren. Dinas Perkim LH dibawah komando sang Kadis Alvi Sena, Kamis (14/10/21) pagi, kerahkan puluhan petugas K.3 berikut armada truk sampah dan bentor ke titik rawan banjir.
Kata Avi Sena, sejak terjadi curah hujan ekstrem hari kemaren, petugas kita sudah mulai diterjunkan ke titik rawan banjir disebabkan adanya tumpukan sampah.
"Hingga Kamis petang ini, sebagian anggota masih dilapangan membersihkan sampah disebabkan banjir dan hujan deras kemaren," ujar Alvi Sena.
Memang, Rabu kemaren intensitas curah hujan cukup tinggi dan akibatkan sejumlah lokasi jalan dan pemukiman warga dihantam banjir.
"Supaya tak munculkan bibit penyakit, sampah menumpuk di bekas lokasi banjir langsung diangkut ke lokasi pembuangan sampah," lanjut Alvi Sena.
Mengingat curah hujan cukup tinggi di kota ini, kita menghimbau kepada semua pihak dan lapisan warga untuk tidak membuang sampah sembarangan. Misal, ke selokan drainase (bandar). Jika ada limbah (sampah) rumahtangga, taruh di tempatnya nanti ada petugas kita yang memungut.
"Intinya, untuk kenyamanan bersama, mari kita sama sama menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan," himbau Alvi Sena.*
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
EMERSIA GROUP PEDULI KORBAN BENCANA ALAM SUMATERA BARAT
-
SUMBAR TALENTA INDONESIA TAMPIL MEMUKAU DI RESEPSI NASIONAL RI DI HILTON BOSPHORUS, ISTANBUL
-
MASYARAKAT GAWAN TANAH GARAM GELAR SALAWAT DULANG DI MASJID AL AQSA
-
NOVA ERA YANTHI ASRUL MENGUNDURKAN DIRI, GOW PADANG PANJANG GELAR RAPAT KERJA LUAR BIASA
-
WAWAKO SOLOK : PERAN LKAAM, BUNDO KANDUANG DAN KAN SANGAT DIPERLUKAN PEMERINTAH
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL