HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Senin, 12 Desember 2022
Pansus DPRD Sungai Penuh Studi Banding Ke Pemko Padang Panjang
Pd. Panjang (Minangsatu) - Sebanyak 20 orang rombongan anggota DPRD Sungai Penuh, Senin (12/12/2022) siang, berkunjung ke Pemko Padang Panjang. Kunjungan studi banding para wakil rakyat dipimpin Ketua DPRD Sungai Penuh, H. Fajran, S.P, M.Si ini, terkait Perda tentang Rencana Pembangunan Industri telah disahkan DPRD Kota Padang Panjang.
Kedatangan rombongan Pansus DPRD Sungai Penuh ini, disambut Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Perdakop UKM) Kota Padang Panjang, Javie Carter Eka Putra, M.T, bertempat di Hall Lantai 3 Balai Kota setempat.
Di kesempatan ini, Jevie mejelaskan, untuk rencana pembangunan industri di Padang Panjang sudah diatur Perda No 1 Tahun 202, tentang Rencana Pembangunan Industri Kota Padang Panjang 2021-2041 yang ditetapkan pada 5 Agustus 2021 lalu.
"Di Perda ini, ada tiga industri unggulan. Yakni, pengolahan kulit, tekstil yang berkaitan dengan bordir, kerancang, batik, serta industri minuman dan makanan. Dengan kata lain, di Padang Panjang cuma ada industri kecil dan menengah. Tidak ada industri besar disini," tutur Jevie.
"Meski dalam Perda cuma ada tiga industri unggulan, di luar itu juga ada industri lain yang tidak dimasukan ke dalam industri unggulan. Tetapi, disebut dengan industri yang akan berkembang. Misal, industri susu. Pasalnya, di Padang Panjang memiliki peternakan sapi perah dimana hasil susunya diolah menjadi produk-produk turunan, seperti keju, susu murni, permen mentega dan lainnya," tambah Jevie.
Ditambahkannya, secara garis besar tujuan dibentuknya Perda tersebut sebagai acuan bagi Pemerintah Daerah, dan pelaku industri dalam perencanaan dan pembangunan industri di Kota Padang Panjang.
"Sehingga nanti, hal tersebut dapat mewujudkan industri daerah yang mandiri, berdaya saing, maju dan industri hijau," tandas Jevie.
Sementara Ketua DPRD Sungai Penuh, Fajran menjelaskan, jika daerahnya kini sedang menggodok Ranperda tentang Rencana Pembangunan Industri Kota Sungai Penuh 2022-2042.
"Untuk menyempurnakan Ranperda itu agar maksimal efisien dan efektif, maka kami lakukan studi banding ini," ujarnya.
Pihaknya memilih Kota Padang Panjang sebagai daerah studi banding, karena telah lebih dahulu mengesahkan Perda ini.
"Mudah-mudahan, apa yang kami dapatkan dari Padang Panjang dapat menjadi acuan dan diimplementasikan dengan baik di Sungai Penuh," terang Fajran. (*)
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
BANK NAGARI PADANG PANJANG SALURKAN DANA KURBAN RP33 JUTA KEPADA BPIC
-
KETUA TP-PKK PADANG PANJANG MONITOR DAPUR MBG DEMI KEAMANAN PANGAN ANAK
-
PENGADILAN NEGERI TINGKATKAN MITIGASI BENCANA BERSAMA DAMKAR
-
WAWAKO ALLEX SAPUTRA LANTIK, PENGURUS BARU KARANG TARUNA
-
WAKO HENDRI ARNIS BERSAMA KAKANWIL DITJENPAS SUMBAR LEPAS BIBIT IKAN
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG