HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Kamis, 7 Oktober 2021
Panitia MTQ Ke-39 Gelar Rapat Bersama Perwakilan Kab/Kota
Pd. Panjang (Minangsatu) - Panitia MTQ Provinsi bersama panitia pelaksana MTQ ke-39 Kota Panjang, Kamis (7/10/21) menggelar rapat koordinasi dengan perwakilan dari Kab/Kota se-Sumbar, bertempat di aula lantai III Balai Kota Padang Panjang.
Kata Kadis Kominfo Kota Padang Panjang, Ampera Salim menjelaskan, rapat koordinasi dipimpin langsung Wawako Asrul, Setdako Sony B Putra dan Biro Kesra Provinsi.
"Sedang peserta rapat Kakan Kemenag dan Kesra se Kab/Kota di Sumbar," terang Ampera.
"Materi yang dibahas, selain mendengar masukan dari perwakilan Kab/Kota, juga beberapa item kegiatan akan dilaksanakan selama perlombaan berlangsung," tambah Ampera.
Sementara di tempat terpisah Kabag Kesra Setdako Padang Panjang, Ade Afdil menambahkan, bahwa kepada masing kafilah se Kab/Kota diminta untuk jalani rapid tes sesuai protokol kesehatan.
"Disamping itu, kita juga menghimbau dimasing Kab/Kota kiranya juga bisa menggaungkan ivent akbar MTQ ke. 39 Sumbar di masing wilayah mereka. Ini bukan saja alek Padang Panjang, juga alek warga Sumbar," ucap Ade Afdil.*
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMKO–BPOM UJI 18 SAMPEL TAKJIL DI PASAR PUSAT, HASILNYA AMAN
-
NY. MARIA FERONIKA HENDRI PIMPIN PMI PADANG PANJANG GANTIKAN HERKI TONI
-
TRADISI BUKA RAMADAN DI MUSHALLA AN NUR SURAU BANCAH
-
ENAM DARI 10 UNIT HUNTAP DARI WILLIE SALIM DAN USTAZ DERY SULAIMAN DISERAHKAN
-
BAZNAS SALURKAN RP545 JUTA ZAKAT PROGRAM PENDIDIKAN, KESEHATAN, DAN EKONOMI MUSTAHIK
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL