HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN LIMAPULUH KOTA
- Kamis, 15 September 2022
Pakar Dari 4 Perguruan Tinggi Teliti Gua Nagari Sitanang
Limapuluh Kota (Minangsatu) - Tim Riset Kolaborasi Indonesia (RKI) bakal terjun langsung meneliti potensi kepurbakalaan dan wisata edukasi gua yang berada Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota. Hal itu terungkap saat digelarnya Focus Grup Discussion (FGD) di Kantor Wali Nagari Sitanang, Kamis (15/9/2022).
“Saya mengapresiasi Tim RKI yang telah melakukan pengabdian di Kecamatan Lareh Sago Halaban. FGD yang diselenggarakan hari ini dinilai strategis dalam mentransfer ilmu terkait pemanfaatan gua sebagai salah satu destinasi wisata di Kabupaten Limapuluh Kota,” kata Bupati Safaruddin Datuk Bandaro Rajo ketika memberikan sambutan pada pembukaan FGD itu.
Ia mengatakan, kehadiran akademisi tentunya akan menggali potensi serta merumuskan metode yang tepat, guna meningkatkan pesona gua di masing-masing kenagarian di Lareh Sago Halaban. Untuk jangka panjang, kata Datuak Safar akan muncul potensi ekonomi sehingga menjadi salah satu sumber pemasukan bagi daerah.
"Ini tak lepas dari potensi pariwisata di Limapuluh Kota cukup variatif. Ini yang mesti dikembangkan secara bersama, harus ada campur tangan pihak ketiga terutama dari Perguruan Tinggi," sebutnya.
"Sejauh ini Pemda telah menjalin kerjasama dengan universitas dalam berbagai bidang, kehadiran tim RKI ini diharapkan dapat membantu kecamatan menjadi pusat wisata edukatif di Limapuluh Kota", harapnya.
Safaruddin berpesan kepada Wali Nagari di Limapuluh Kota agar menjalin komunikasi intens dengan sejumlah Perguruan Tinggi (PT) yang ada di Sumatera Barat, sehingga PT tersebut dapat memberikan bantuan pemikiran maupun penilitian yang akan berguna untuk menjadikan nagari sebagai poros pembangunan.
Pada FGD yang mengangkat tema "Pemanfaatan Gua sebagai Pusat Ilmu Pengetahuan dan Wisata Edukasi untuk meningkatkan Generating Income Masyarakat" diikuti oleh empat Perguruan Tinggi, yakni Universitas Negeri Padang, Universitas Padjajaran, Universitas Andalas, Universitas. Nantinya akan ada sebanyak 14 orang pakar dari empat perguruan tinggi tersebut yang akan diterjunkan ke Kecamatan Lareh Sago Halaban.
Sementara itu, ketua tim RKI Hamdi mengatakan, bahwa FGD ini terlaksana tak lepas dari misi pengabdian kepada masyarakat. Hal ini berawal dari hasil penelitian enam mahasiswa yang telah dilaksanakan semenjak 2009. Tujuan RKI kali ini, kata Hamdi, untuk mengkaji pemanfaatan gua sebagai pusat edukasi bagi akademisi, pelajar maupun wisatawan yang tertarik berwisata gua.
"Tidak hanya itu, pengembangan pariwisata gua tentunya dapat menjaga pelestarian alam", sebut Hamdi.
Dia juga berharap FGD RKI bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat terhadap kenyamanan berwisata di gua dan dapat menjadi opsi destinasi wisata yang ada di Limapuluh Kota.
Walinagari Sitanang Hardison Datuak Tulahir mendukung penuh kegiatan riset tersebut. Menurutnya, dengan adanya riset dan penelitian dari perguruan tinggi nantinya bisa menjadi acuan nagari dalam mengambil kebijakan untuk pengembangan pariwisata.
"Selama ini, banyak yang belum tau kalau Nagari Sitanang memiliki gua yang bisa dikembangkan sebagai kawasan wisata. Pengabdian tim RKI sangat menguntungkan dalam rangka pengembangan potensi wisata ini," pungkas Hardison.(*)
Editor : Benk123
Tag :#limapuluh kota
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
IRFENDI ARBI BUKA PUASA BERSAMA WARTAWAN, ASPON DEDI : WARTAWAN DAN BAPAK IRFENDI ARBI SUDAH SEPERTI KELUARGA
-
BUPATI SAFNI MENGAKU DIZOLIMI TERKAIT ISU VCS YANG LAGI VIRAL
-
ZIARAH DAN RENUNGAN SUCI HUT RI PEMDA LIMA PULUH KOTA DIMINTA DIGELAR DI MAKAM PAHLAWAN TAN MALAKA
-
WAGUB VASKO SALURKAN BANTUAN BEDAH RUMAH UNTUK KULI TANI DI NAGARI VII KOTO TALAGO
-
ROMBONGAN NAGARI BALAI PANJANG SAMBANGI RUMAH KORBAN TENGGELAM DI PEMANDIAN BATANG MANGKISI
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK