HOME OPINI OPINI

  • Senin, 31 Oktober 2022
ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN  DAN DUKUNGAN PEMERINTAH TERHADAP KINERJA BISNIS KERUPUK DI KOTA PAYAKUMBUH
Tabel 1

ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN  DAN DUKUNGAN PEMERINTAH TERHADAP KINERJA BISNIS KERUPUK DI KOTA PAYAKUMBUH

Susiana*, Nur Ari Sufiawan, Suryatman Desri, Ayni Rizki Putria, Adnan Suryadi

            Pembangunan nasional bertujuan untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur, mencakup seluruh aspek kehidupan bangsa diselenggarakan oleh masyarakat dan pemerintah. Masyarakat merupakan pelaku utama pembangunan sedangkan pemerintah berkewajiban untuk membimbing, mengarahkan, melindungi dan menumbuhkan suasana serta iklim yang menunjang pertumbuhan pembangunan sebagaimana di cita-citakan. Cita-cita kemakmuran dapat tercapai jika diwujudkan melalui pembangunan perekonomian berdasarkan demokrasi ekonomi. Pemerataan kesempatan ikut serta dalam proses mencapai kesejahteraan antara lain melalui wadah UMKM (Nurofik, 2020).

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu bagian penopang perekonomian di Indonesia, sehingga keberadaan UMKM menjadi pilar terpenting dalam perekonomian Indonesia (UKM, 2021). Pada tahun 2021 UMKM di Indonesia mencapai 64,2 juta dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) senilai 8.573,89 triliun rupiah atau 61,07 % (UKM, 2021). Berdasarkan data tersebut sangat kelihatan sekali bahwa UMKM memberikan sumbangan terbesar terhadap PDB Indonesia.

Keberadaan UMKM juga memberikan kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja.  Hal ini dapat dilihat pada website Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tahun 2021, yang menyatakan bahwa UMKM dapat menyerap sebesar 97% dari total tenaga kerja yang ada, serta dapat menghimpun sampai 60,42% dari total investasi Indonesia. Besarnya kontribusi ini, menunjukkan bahwa UMKM mempunyai kemampuan untuk memperkuat struktur ekonomi sebuah negara, khususnya Indonesia.

Kota Payakumbuh merupakan salah satu kota yang menjadikan UMKM sebagai salah satu bagian usaha yang menopang kehidupan masyarakatnya. Menurut data dari Dinas Koperasi, UMKM Perindustrian, dan Perdagangan Kota Payakumbuh, jumlah UMKM di Kota Payakumbuh mengalami peningkatan tahun ketahun.

Kota Payakumbuh memiliki berbagai jenis produk unggulan yang dihasilkan oleh UMKM. Salah satunya adalah industri makanan yang paling banyak diminati oleh masyarakat sekitar (Agriqisthi, 2017). Hal ini dikarenakan makanan menjadi salah satu kebutuhan dasar yang harus dipenuhi oleh setiap orang. Selain itu, usaha di bidang makanan juga memiliki banyak variasi, sehingga dapat mempermudah pelaku usaha untuk memilih jenis makanan yang akan mereka jadikan sebagai ladang usaha.

Salah satu kunci untuk bisa mempertahankan keberlanjutan usaha sebuah UMKM adalah tingkat kinerja usaha. Pengukuran kinerja dapat dilakukan baik aspek keuangan dan non keuangan (Susiana, 2018). Pengukuran kinerja bermanfaat bagi pemakainya untuk melihat bagaimana umpan balik (feedback) dari strategi yang dijalankan sehingga membantu manajer dalam mengidentifikasi masalah dan membantu pemecahannya (Purwanto, 2017).

Penelitian yang dilakkan terhadap 31 UKM sanjai di kota Payakumbuh ternyata didapatkan kesimpulan bahwa : Akses keuangan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja usaha kerupuk sanjai kota Payakumbuh. Akses keuangan yaitu berupa pemberian kredit atau pinjaman kepada UKM mengharuskan UKM untuk dapat melakukan pencatatan atau pembukuan keuangan yang lebih terinci agar pihak pemberi pinjaman percaya kepada UKM. Sedangkan UKM sanjai belum sepenuhnya dapat melakukan hal yang dipersyarakan oleh bank tersebut, sehingga pengusaha merasa tidak bisa meningkatkan usahanya. Korelasinya positif tapi tidak mempengaruhi, hal ini menunjukan bahwa semakin meningkatnya akses keuangan maka tidak akan serta merta meningkatnya kinerja usaha UKM Sanjai. Hal ini dikarenakan syarat yang diajukan bank belum sepenuhnya dapat dipenuhi oleh UKM sanjai.

Orientasi kewirausahaan berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja usaha UKM Kota Payakumbuh. Korelasinya positif, hal ini menunjukan semakin meningkatnya orientasi kewirausahaan dapat meningkatkan kinerja usaha kerupuk kota Payakumbuh ini dikarenakan bahwa orientasi kewirausahaan yang dilakukan dengan meningkatkan inovasi dengan membutuhkan sumberdaya yang lebih kompeten intuk meningkatkan kinerja usaha UKM Sanjai.

Dukungan pemerintah tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja usaha sanjai kota Payakumbuh. Korelasinya negatif menunjukan bahwa dukungan pemerintah yang diberikan kepada pengusaha seperti sosialisasi dan pelatihan tidak mempengaruhi peningkatan kinerja usaha Sanjai di kota Payakumbuh.

*Dosen Manajemen Fakultas Ekonomi Payakumbuh


Tag :#Opini #Susiana