HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Minggu, 17 April 2022
Organisasi Salimah Santuni Anak Yatim Dan Wakafkan Alquran
Pd.Panjang (Minangsatu) - Dalam memperingati Nuzul Qur'an 1443 H, Organisasi Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kota Padang Panjang, Minggu (17/4/2022), menggelar berbagai kegiatan di Masjid Nurul Furqan, Kelurahan Tanah Pak Lambik.
Selain pengajian, juga dilakukan pemberian santunan kepada anak yatim. Salimah juga melakukan wakaf Qur’an kepada tiga Baitul Qur’an Salimah Padang Panjang, dan TPQ Masjid Nurul Furqan. Selain itu, turut dibagikan takjil kepada anak yatim dan warga.
Kegiatan yang bertemakan "Sukses Menggapai Lailatul Qadar", dibuka Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setdako, Nofiyanti, S.STP, M.M. Dikesempatan itu Nofiyanti mengatakan, Salimah Padang Panjang terus berjalan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, antaranya dengan melakukan pengajian, santunan anak yatim dan lain sebagainya.
"Salimah ini memberikan kesejahteraan bagi masyarakat di sekitarnya, terutama melakukan santunan kepada anak yatim," ujarnya.
Ia juga menambahkan, sesuai dengan tema yang diangkat, mengajak kita untuk terus meningkatkan amalan. Seperti, memperbanyak salat sunnah, membaca Al Qur’an dan perbanyak doa. "Termasuk dalam menyantuni anak yatim," tambahnya.*
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KEJARI GELAR BAZAR RAMADAN, SEDIAKAN SEMBAKO MURAH
-
PEMKO–BPOM UJI 18 SAMPEL TAKJIL DI PASAR PUSAT, HASILNYA AMAN
-
NY. MARIA FERONIKA HENDRI PIMPIN PMI PADANG PANJANG GANTIKAN HERKI TONI
-
TRADISI BUKA RAMADAN DI MUSHALLA AN NUR SURAU BANCAH
-
ENAM DARI 10 UNIT HUNTAP DARI WILLIE SALIM DAN USTAZ DERY SULAIMAN DISERAHKAN
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL