HOME PERISTIWA KABUPATEN DHARMASRAYA
- Kamis, 5 Februari 2026
Operasional SPPG Sungai Rumbai Dihentikan Sejenak Oleh BGN
Operasional SPPG Sungai Rumbai Dihentikan Sejenak Oleh BGN
Dharmasraya (Minangsatu) — Badan Gizi Nasional (BGN) resmi memberhentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berada di Su gai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya. Hal ini l, dipicu kejadian terhadap gangguan kesehatan dialami puluhan pelajar setelah mengkonsumsi makanan disajikan di wilayah tersebut, Rabu (4/2/2026)
Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Badan Gizi Nasional Nomor 297/D.TWS/02/2026 tertanggal 4 Februari 2026, ditujukan kepada Kepala SPPG Dharmasraya Sungai Rumbai.
Penghentian operasional bersifat sementara dan dilakukan dalam rangka investigasi lanjutan. Serta menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari Dinas Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa keputusan diambil berdasarkan laporan Kepala SPPG setempat, terkait dugaan gangguan kesehatan. Dari hasil investigasi singkat di lapangan oleh Koordinator Regional Provinsi Sumatera Barat, serta pertimbangan pimpinan BGN atas terjadinya Kejadian Menonjol (KM) berupa gangguan pencernaan pada sejumlah penerima manfaat MBG.
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Drs. Jasman Dt Bandaro Bendang, M.M., menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menghormati dan mendukung penuh langkah cepat diambil oleh Badan Gizi Nasional demi menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat.
“Pemkab Dharmasraya mendukung sepenuhnya penghentian sementara operasional SPPG Sungai Rumbai oleh BGN. Sebagai langkah cepat dan kehati-hatian program MBG di Kabupaten Dharmasraya."
Adapun sampel makanan telah diambil dan dikirim ke laboratorium Dinas Kesehatan serta BPOM di Padang. Untuk dilakukan pemeriksaan. Hasilnya segera akan disampaikan kepada BGN dan instansi terkait. Keselamatan dan kesehatan penerima manfaat adalah prioritas utama, jelas Jasman.
Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah terus berkoordinasi secara intensif dengan Dinas Kesehatan, pihak SPPG, Pemerintah Provinsi, BGN, serta seluruh unsur Forkopimda. Guna memastikan proses pemeriksaan berjalan cepat, akurat, dan transparan.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya juga melakukan koordinasi intensif dengan RSUD dan puskesmas setempat yang melakukan perawatan untuk terus memantau kondisi pasien-pasien yang mengalami gangguan kesehatan tersebut.
“Kita menunggu hasil laboratorium dari Dinas Kesehatan dan BPOM serta berkoordinasi dengan seluruh SPPI dan SPPG agar mentaati standar operasional prosedur (SOP) keamanan SPPG sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Kepala BGN tentang percepatan pengelolaan keamanan pangan,” jelasnya.
Jasman juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi. Menurutnya, setiap perkembangan akan disampaikan secara terbuka kepada publik dan menjadi bahan evaluasi bersama.
Pemerintah Kabupaten Dharmasraya memastikan seluruh pasien mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur, sementara hasil pemeriksaan laboratorium dari Dinas Kesehatan dan BPOM masih ditunggu untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut. Pungkasnya. (Syaiful Hanif)
Editor : melatisan
Tag :SPPG Sungai Rumbai, BGN, Hentikan operasional, MBG
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
DUGAAN PENYELEWENGAN MENCUAT, RUMAH BAGONJONG KABUPATEN DHARMASRAYA BERGETAR
-
WAKIL KETUA DPRD DHARMASRAYA SUJITO BANTAH KERAS TUDUHAN IJAZAHNYA CACAT PROSEDUR
-
MASYARAKAT ADAT DURIAN SIMPAI DATANGI PT BRM KARENA DIDUGA WANPRESTASI DALAM PENGEMBALIAN LAHAN
-
KETUA PLT PWI SUMBAR KUTUK PENGHINAAN TERHADAP WARTAWAN DI DHARMASRAYA
-
BANJIR KEPUNG DHARMASRAYA, BUPATI ANNISA SUCI RAMADHANI INTRUKSIKAN KEPALA BPBD SEGERA DIRIKAN DAPUR UMUM