HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Jumat, 22 April 2022
Meski Dihadapkan Pada Kesulitan Keuangan, Wako Fadly Ajak Elemen Warga Tetap Semangat
Pd.Panjang (Minangsatu) - Selama berlangsung Covid -19 dua tahun belakangan ini. Pemerintah Kota sangat merasakan imbasnya. Terutama dari sisi ketersediaan anggaran. Intinya, begitu besar keuangan daerah terkuras untuk penanganan Covid-19. Akibatnya, begitu banyak dana untuk kegiatan daerah dan kemasyarakatan dialihkan untuk penanganan Covid.
Hal tersebut dijelaskan Wako Padang Panjang, Fadly Amran, Kamis (21/4/2022) kemaren, saat bersilaturrahmi dengan pengurus Forum Kota Sehat, Kelompok Tani, Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), dan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM).
"Dalam situasi seperti ini, kiranya semua pihak bisa memahami kondisi seperti diatas," ujar Fadly.
Saat ini, negara kita tengah dihadapkan pada kesulitan anggaran. Itu bisa kita lihat di seluruh kegiatan daerah. Artinya, disana sini terjadi sejumlah pemotongan anggaran. Seperti infrastruktur, pertanian. Kesehatan yang jadi prioritas saat in. Bila ada beberapa kekurangan anggaran, hendaknya saling mendukung dan memberi semangat. Dengan demikian, akan ada solusinya.
"Kalau kita bekerja sama, tidak ada yang tidak mungkin," tandas Fadly.*
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KEJARI GELAR BAZAR RAMADAN, SEDIAKAN SEMBAKO MURAH
-
PEMKO–BPOM UJI 18 SAMPEL TAKJIL DI PASAR PUSAT, HASILNYA AMAN
-
NY. MARIA FERONIKA HENDRI PIMPIN PMI PADANG PANJANG GANTIKAN HERKI TONI
-
TRADISI BUKA RAMADAN DI MUSHALLA AN NUR SURAU BANCAH
-
ENAM DARI 10 UNIT HUNTAP DARI WILLIE SALIM DAN USTAZ DERY SULAIMAN DISERAHKAN
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL