HOME PARIWISATA KABUPATEN PASAMAN

  • Sabtu, 25 Juli 2020
Menikmatik Indahnya Air Terjun Aia Manyuruak Dengan Goa Misteri Di Pasaman
Air Terjun Aia Manyuruak di Pasaman

Muaro Sungai Lolo (Minangsatu) - Setiap insan pasti ingin sesekali menikmati keindahan alam nan sejuk dan asri, entah itu ke pegunungan maupun ke air terjun yang jarang disinggahi. Kabupaten Pasaman yang berada di ujung utara Provinsi Sumatera Barat, memiliki alam geografis perbukitan dan alam pegunungan nan menawan.

Dengan kondisi alam seperti itu, tentu banyak terdapat spot atau wahana air terjun nan indah mempesona penuh dengan keasrian membuat para jiwa yang mengunjunginya terasa tenteram bak berada di sorga dunia.

Seperti diketahui para pecinta alam dan para peselancar internet, Pasaman memiliki spot wisata alam air terjun yang layak didatangi, setidaknya sekali seumur hidup. Diantaranya, air terjun Caracai Sungai Pandahan Lubuk Sikaping, Air Terjun Ganggo Mudiak Bonjol, Air Terjun Malampah, Air Terjun Gantiang dan yang terbaru Air terjun Aia Manyuruak di Jorong Pungian, Nagari Muaro Sungai Lolo Kecamatan Mapat Tunggul Selatan.

Jarak tempuh ke air terjun ini, dari kampung Aia Manyuruak jorong Pangian yakni sekitar 1 km berjalan kaki menyusuri tepian sungai.

Penasaran dengan indahnya air terjun Aia Manyuruak di Pungian ini, rombongan yang dikomandai Muhammad Fatah selaku Ketua KNPI Pasaman, Mulyadi Putra dari Komunitas Pecinta Peninggalan Purba Kala dan Budaya Pasaman, Aulya Mukhtar selaku Ketua GPP Pasaman, dan Zaini Pengurus KNPI berangkat untuk memastikan keberadaan air terjun yang membuat hati damai menenangkan itu.

"Alhamdulillah, kami tiba disini. Luar biasa, air terjun Aia Manyuruak Pungian sangat indah untuk dikunjungi. Selain pesona Air terjun Aia Manyuruak, ditempat ini juga ada batu babunyi. Beda jalan menuju Air Manyuruak, perjalanan ke batu babunyi kisaran 300 meter," ungkap Fatah kepada minangsatu, (25/7).

Fatah juga menjelaskan, bahwa di Jorong Pungian Muaro Sungai Lolo tersebut, juga terdapat Goa Air Manyuaruak. Konon kabarnya, pernah dijadikan pemukiman penduduk setempat, hal ini diketahui karena didalamnya pernah ditemukan piring buatan dinasti Tiongkok.

"Masyarakat Jorong Pungian sudah beberapa kali masuk kedalam goa tersebut, bahkan dulu pernah berjalan menyusurinya sejak pukul 8 pagi hingga pukul 4 sore, namun belum menemukan ujung dari gua tersebut. Kebenarannya, tentulah harus diteliti kembali," ujar Fatah dengan baju celana yang basah.

Ketua KNPI Pasaman, Fatah juga mengharapkan, agar selain menjadikan destinasi wisata alam tentunya bisa menjadi destinasi sejarah peradaban penduduk setempat. 

"Hal ini tentu bisa mengangkat perekonomian masyatakat setempat. Kita juga berharap keterlibatan Pemeritah Daerah Kabupaten Pasaman untuk mendesak Provinsi Sumatera Barat dalam percepatan Infrastruktur Pembangunan jalan kesana," harap Fatah yang juga merupakan seorang aktivis muda asal Pasaman.

Pasaman kaya akan potensi alamnya, baik itu potensi tambang hasil bumi maupun potensi wisata alam yang bisa digali dan dimanfaatkan demi Pasaman yang lebih baik dan maju bersama rakyatnya.


Wartawan : M. Afrizal
Editor : melatisan

Tag :#Pariwisata #Air Terjun