HOME EKONOMI KOTA PADANG PANJANG
- Minggu, 5 Oktober 2025
Melalui Bank Nagari, Pemko Padang Panjang Siapkan Progul Pinjaman Tanpa Bunga Ke Pelaku UKM, Petani Dan Pedagang
Pd Panjang (Minangsatu) - Mudahkan masyarakat dapatkan pinjaman permodalan tanpa bunga. Pemko Padang Panjang luncurkan program unggulan, yakni, tabungan Bersama (Berkah Serambi Mekkah/Subsidi Bunga). Disini warga pelaku UMKM, petani dan pedagang yang melakukan pinjaman ke bank mendapatkan keringanan bunga pinjaman yang ditanggung Pemko.
Melalui program ini, masyarakat bisa mengakses pinjaman modal usaha hingga Rp100 juta, tanpa perlu memikirkan beban bunga, karena seluruhnya ditanggung Pemko.
Menurut Kabid Koperasi dan Usaha Mikro Disperdakop UKM, Riny Lisdayani, Jumat (3/10/2025) kemaren, pengajuan dapat dilakukan melalui Bank Nagari dengan mekanisme perbankan.
Setelah diverifikasi dan dinyatakan layak, bunga atau margin pinjaman akan langsung disubsidi penuh oleh Pemko.
“Tenor pinjaman maksimal tiga tahun. Program ini terbuka bagi seluruh warga ber-KTP Padang Panjang yang memiliki usaha dengan persyaratan mengikuti aturan perbankan,” jelas Riny.
Dia berharap, hadirnya Tabungan Bersama tersebut, kiranya dapat menjadi dorongan kuat bagi pelaku UMKM agar berkembang. Informasi lengkap terkait program ini, sebutnya, dapat diperoleh langsung di Bank Nagari. (*)
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang, #banknagari
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
RINGANKAN BEBAN EKONOMI WARGA, PEMKO PADANG PANJANG GELAR GPM
-
TEMBUS PASAR LEBIH LUAS, DEKRANASDA BEKALI PELAKU IKM KEMAMPUAN KOMUNIKASI .
-
RAMAIKAN PASAR PADANG PANJANG, WAKO HENDRI SERAP ASPIRASI PEDAGANG PASAR PUSAT
-
WAKO HENDRI ARNIS IKUTI PANEN RAYA IKAN NILA, PERKUAT KETAHANAN PANGAN NASIONAL
-
KULINER DAN HANDICRAFT LOKAL JADI DAYA TARIK GOWES FUN ADVENTURE
-
KALAU ALAM SUDAH MENEGUR, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
MEMAHAT MANUSIA, BUKAN MENUMPUK BETON: BERGURU KE SULAWESI TENGAH
-
MADING LEMBAGA MAHASISWA JURUSAN SASTRA MINANGKABAU RESMI DIAKTIFKAN KEMBALI
-
KAPAN TERAKHIR KE PASAR? CATATAN JURNALISTIK HENDRY CH BANGUN
-
MELAWAN ARUS ALGORITMA: KETIKA PERS SUMATERA BARAT MEMILIH MENGHARGAI "SUNYI" DI UJUNG NEGERI