HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PAYAKUMBUH
- Selasa, 3 November 2020
Libatkan BPCB Sumbar, Sebanyak 30 Objek Cagar Budaya Payakumbuh Disidangkan
Payakumbuh (Minangsatu) - Baru dilantik beberapa hari yang lalu sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh, Desmon Korina langsung bergerak dengan mempersiapkan sebanyak 30 objek yang diduga cagar budaya di kota Randang.
Pada Senin (2/11), Kadisparpora Payakumbuh Desmon Korina didampingi Sekretaris Doni Saputra, Kabid Kebudayaan Riswandi dan Kasi Pelestarian Adat Budaya dan Cagar Budaya Hadiati menggelar sidang penetapan sebanyak 30 objek diduga cagar budaya tersebut bersma tim ahli gabungan, terdiri dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Sumatera Barat, Dinas Kebudayaan Peninggalan Bersejarah dan Permuseuman Kota Sawahlunto, dan Dekan Universitas Bung Hatta, di kantor Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga setempat.
Desmon Korina menyebut, bila menjadi cagar budaya, aset-aset ini dapat dijaga kelestariannya, baik berupa alat, benda, maupun bangunan bersejarah di Payakumbuh.
"Apalagi, di Payakumbuh ada berdiri beberapa bangunan sejarah termasuk jembatan ratapan Ibu, stasiun kereta api dan Kawasan Rumah Gadang Balai Kalikih. Kalau ini bisa menjadi cagar budaya, maka kita bisa dibantu oleh instansi terkait dalam pelestariannya, termasuk dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI serta Kementerian PUPR," ujarnya.
Sementara itu, tim ahli menekankan bahwa kelengkapan data beberapa terduga cagar budaya sangat dibutuhkan, agar SK penetapan yang dikeluarkan oleh wali kota nanti sesuai dengan aturan yang berlaku, yakni UU Nomor 11 Tahun 2010.
"Dengan adanya SK ini, kita akan mudah mengajukan proposal untuk merehab dan merawat cagar budaya di kota yang kita cintai ini," kata Desmon.
Adapun ke 30 calon cagar budaya itu yakni,
1. Kuburan Tuo (Ninik Nan Batigo)
2. Kompleks Makam Abdullah Dan Demang Thaib
3. Makam Bani Mohammad Thoha
4. Masjid Gadang Balai Nan Duo, Makam Regent Dan Saudari
5. Rumah Gadang Regent/Rumah Gadang Pasukuan Koto Balai Nan Duo
6. Stasiun Kereta Api Payakumbuh
7. Rumah Gadang Kapten Tantawi
8. Rumah Gadang Datuak Paduko Rajo Lelo Suku Piliang
9. Makam Jenderal Demmeni
10. SMP Negeri 1 Payakumbuh
11. Gereja Katolik
12. LP Payakumbuh
13. Tugu Peringatan Van Hoof
14. Jembatan Ratapan Ibu
15. Surâu Dàgang Rao-rao
16. Eks. Pengadilan Lama (Rumah Demang Murad)
17. Eks. Gedung Perguruan Diniyyah Puteri (Simpang Benteng)
18. Eks. Kantor Walikotamadya Payakumbuh
19. Toko Putrajaya
20. Bioskop Karya
21. Kompleks Pertokoan Bofet Sianok
22. Komples Pertokoan Penang Elektronik
23. Toko HM (ANNO 1917)
24. Rumah N 303 (Rumah Asisten Residen)
25. Rumah Potong (Rumah Jagal)
26. Kawasan Tradisional Rumah Gadang Balai Kaliki
27. Makam Puti Elok Dan Edaran Dirajo
28. KAN Koto Nan Godang
29. Tenun Balai Cacang Koto Nan Godang
30. Rumah Gadang Salo
Editor : sc.astra
Tag :#CagarBudaya #Payakumbuh
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PULUHAN RIBU PASANG MATA TERPUKAU SAKSIKAN PAWAI ALEGORIS DI KOTA PAYAKUMBUH
-
DUTA GENRE BUKAN SEKADAR AJANG KOMPETISI REMAJA, TAPI INVESTASI DAERAH BANGUN SDA UNGGUL
-
PASAR SEMBAKO MURAH WANITA KHADIJAH ZAMAN NOW DISERBU MASYARAKAT PAYAKUMBUH
-
GELAR TRADISI BAADOK-ADOK, KETUA DPRD PAYAKUMBUH APRESIASI ANAK NAGORI KOTO NAN GODANG
-
JUMAT BERDAMPAK, KEPEDULIAN INSAN PLN UP3 PAYAKUMBUH HADIRKAN SENYUM DAN HARAPAN BAGI LANSIA
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG