HOME BIROKRASI KABUPATEN DHARMASRAYA
- Senin, 13 April 2020
Lewat Rapat Paripurna, DPRD Dharmasraya Sampaikan Rekomendasi Atas LKPj 2019
Dharmasraya (Minangsatu) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Dharmasraya gelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian rekomendasi DPRD atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati tahun 2019, Senin (13/4).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua DPRD Pariyanto. SH, dengan dihadiri anggota dewan terhormat lainnya, serta Sekretaris Daerah H Adlisman. S.sos, M, Si, Kapolres, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, Pengadilan agama, serta seluruh kepala kantor, dinas instansi dilingkungan Pemkab setempat.
Rekomendasi disampaikan melalui juru bicara (Jubir) DPRD Dharmasraya Alisa Septiani, memaparkan beberapa hal yang perlu menjadi acuan dalam pelaksanaan kegiatan meliputi, program pada dinas pendidikan yang dinilai tidak maksimal.
Seperti kegiatan bersumber dari dana alokasi kusus (DAK) realisasinya tidak mencapai 70 persen. Baik pengadaan alat praktek, maupun terhadap penyediaan sarana dan prasarana pendidikan non formal.
Bukan itu saja, wakil rakyat tersebut juga mengkritik terhadap kegiatan pelatihan operator sekolah, dan pembinaan kapasitas dewan pendidikan dan PGRI pelaksanaannya kurang efektif maupun terhadap realisasinya dibawah 50 persen.
Anggota dewan terhormat itu juga, menyentil atas kurangya ketransparanan, dan sosialisasi dinas pendidikan terhadap program sanggar kegiatan belajar (SKB) terkait atas program paket, A, B, dan Paket C, sehingga kurang beredar ditengah masyarakat, dan akhirnya pelaksanaan tidak maksimal. Begitu juga dengan penggunaan dana BOS harus dilaporkan secara transoaransi. Hal ini sangat penting, karena penunjang peningkatan mutu pendidikan di sekolah.
Adapun pemerataan kualitas pendidikan juga masih jauh dari harapan. Dikarenakan pendistribusian guru berkualitas tidak merata, bahkan guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih menumpuk di pusat pemerintahan, sedangkan daerah pinggiran di huni oleh guru honor atau guru tenaga harian lepas (THL).
Selanjutnya, dalam penempatan atau mutasi Kepala Sekolah (Kepsek) jangan mengedepankan kepentingan pribadi atau kelompok. Lebih mengedepankan profesionalitas yang terukur, kapan perlu melalui Fit and Propert Tes.
Anggota DPRD Dharmasraya juga sangat setuju, dengan program sekolah bebas dari segala pungutan. Makanya dewan terhormat itu, mendorong pihak Dinas Pendidikan kembali menganggarkan dana sebesar Rp75 juta/tahun untuk SMP, Rp50/tahun untuk SD, dan Rp25 juta/tahun untuk TK, sehingga tidak ada lagi bentuk pungutan apapun di sekolah.
Untuk itu, kedepan Dinas Pendidikan, diharapkan untuk lebih meningkatkan kinerja, terutama memahami dengan jelas tugas pokok dan fungsi, sehingga mengedepankan kualitas terbaik selama bertugas di kantor, maupun dalam proses belajar mengajar, untuk melahirkan generasi yang cerdas.
Sementara itu, Sekdakab H Adlisman, dalam kesempatan itu mengatakan bahwa, apapun saran dan kritikan disampaikan oleh anggota dewan terhormat, tentu dalam rangka untuk membangun daerah kearah yang lebih baik. Maka dari itu, segala bentuk saran dan kritikan itu, akan dipertimbangkan sesuai dengan harapan bersama.
Editor : sc.astra
Tag :#dharmaaraya #lkpd2019 #rekomendasidprd
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
BUPATI ANNISA PASTIKAN RP 3 MILYAR UNTUK PERBAIKAN JALAN IX KOTO
-
RSUD SUNGAI DAREH BUKA PENERIMAAN TENAGA KONTRAK BLUD FARMASI AKUNTANSI TAHUN 2026
-
TINDAKLANJUTI SE BUPATI, THR ASN HINGGA P3K PW PEMKAB DHARMASRAYA RAMPUNG DIBAYARKAN
-
BUPATI ANNISA KELUARKAN SE PENCEGAHAN GRATIFIKASI JELANG HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
-
BUPATI ANNISA DAN KAPOLRES KARYTIANA PIMPIN APEL OPERASI KETUPAT SINGGALANG 2026
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK