HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PAYAKUMBUH
- Rabu, 4 November 2020
Layak Ditiru, Lurah Kotobaru Payobasuang Tanam Bawang Di Pekarangan
Payobasuang (Minangsatu) - Di tengah kerentanan pangan akibat pandemi Covid-19 melanda, Lurah Kotobaru Payobasung, Kecamatan Payakumbuh Timur, Hj. Erfani Yulma sukses memanfaatkan lahan sempit di perkarangan rumah tinggalnya menjadi tempat untuk menamam bawang.
Lurah senior yang sudah 38 tahun mengabdi sebagai ASN ini mengaku kegiatan pemanfaatan lahan pekarangan tersebut sejalan dengan program ketahanan pangan yang kerap disampaikan dirinya saat bertugas. Erfani mengatakan, dirinya ingin memberi contoh langsung bagaimana model pemanfaatan pekarangan itu.
"Salah satu program kita di kelurahan kan pemanfaatan lahan pekarangan atau dikenal dengan program HATINYA PKK. Kita dianjurkan memanfaatkan setiap jengkal tanah pekarangan agar produktif. Sebagai lurah, kami terpanggil untuk tidak sekedar menghimbau saja, tapi sekaligus memberi contoh nyata," ujar Erfani Yulma.
Dikatakan, potensi tanaman bawang di Payakumbuh sangat baik. Disamping iklim yang cocok, kondisi daerah yang tidak berkabut memberi keuntungan tersendiri. Selain itu, hasil penannya bahkan lebih baik dari daerah lain, termasuk dari daerah pengahasil bawang seperti Alahan Panjang Kabupaten Solok.
"Bawang Solok di Alahan Panjang rata-rata dipanen pada usia 3 bulan dengan ditunjang pemupukan yang komplit, sementara tanaman bawang disini bisa dipanen saat berusia 2.5 bulan dengan pemupukan utama dari pupuk kandang serta kualitas tanaman yang nyaris sama, hal ini juga dipengaruhi kondisi Payakumbuh yang tidak berkabut, sehingga usia panen lebih cepat," ujar Lurah Erfani yang mengaku berasal dari daerah Alahan Panjang.
Dijelaskan, ide menanam bawang dipekarangan merupakan pengembangan dari jenis tanaman pekarangan yang sudah biasa dilakukannya. Dikatakan, sebelum bawang, tanaman sayur menjadi komoditas yang rutin dikembangkan dilahan pekarangan miliknya.
"Alhamdulillah, meski hanya berukuran 4x4 meter, halaman pekarangan ini sudah banyak memberi manfaat ekonomi kepada kami. Biasanya ditanami Bayam yang diolah jadi keripik bayam, akan tetapi selama pandemi virus corona, kami coba kembangkan bibit Bawang Solok dan ternyata hasilnya cukup memuaskan," ujarnya.
Selain itu, Ia mengaku meski lahan yang sempit dipekarangan rumahnya tersebut, namun buktinya bisa di tanami bawang dan memberi tambahan penghasilan baginya.
Terpisah, Camat Payakumbuh Timur Irwan Suwandi sangat mengapresiasi kiprah Lurah Erfani Yulma. Mantan Kabid Kehumasan Dinas Kominfo itu menilai Lurah Erfani adalah sosok yang patut untuk ditiru dan diteladani.
"Saya pikir, saya dan juga para lurah lain di Payakumbuh Timur harus bisa berbuat seperti ibu Erfani Yulma. Disamping mengimbau warga kita sekaligus memberi contoh memanfaatkan pekarangan bagaimana memanfaatkan lahan pekarangan itu. Itu akan lebih berefek untuk menyukseskan program pemerintah," pungkasnya, Selasa (3/11).
Editor : sc.astra
Tag :#PanenBawang #Pekarangan #Payakumbuh #Sumbar
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PULUHAN RIBU PASANG MATA TERPUKAU SAKSIKAN PAWAI ALEGORIS DI KOTA PAYAKUMBUH
-
DUTA GENRE BUKAN SEKADAR AJANG KOMPETISI REMAJA, TAPI INVESTASI DAERAH BANGUN SDA UNGGUL
-
PASAR SEMBAKO MURAH WANITA KHADIJAH ZAMAN NOW DISERBU MASYARAKAT PAYAKUMBUH
-
GELAR TRADISI BAADOK-ADOK, KETUA DPRD PAYAKUMBUH APRESIASI ANAK NAGORI KOTO NAN GODANG
-
JUMAT BERDAMPAK, KEPEDULIAN INSAN PLN UP3 PAYAKUMBUH HADIRKAN SENYUM DAN HARAPAN BAGI LANSIA
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG