- Minggu, 24 Maret 2024
Kutuk Keras Serangan Teroris Di Moscow, Rusia, Kepala BNPT: Terorisme Adalah Ancaman Serius Terhadap Perdamaian Dunia
Jakarta (Minangsatu) - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol. Prof. Dr. Mohammed Rycko Amelza Dahniel, M.Si, mengutuk keras kejadian penyerangan teroris terhadap warga sipil yang terjadi di Balai Kota Crocus, Krasnogorks, Russia yang terjadi pada Jumat, 22 Maret 2024 malam.
"Kami mengutuk keras serangan teroris terhadap warga sipil yang terjadi di Balai Kota Crocus Russia, terorisme merupakan ancaman serius terhadap perdamaian dan keamanan dunia," tegas Rycko, Minggu (24/3/ 2024) di Jakarta.
Selanjutnya, Kepala BNPT menyampaikan jika kerja sama global menjadi bagian penting dalam menanggulangi terorisme antar negara di dunia.
"Kerja sama internasional penting dilakukan dalam menanggulangi terorisme, termasuk pertukaran informasi antar negara dalam pengungkapan kasus-kasus terorisme,” ungkapnya.
Sebelumnya, Kelompok ISIS di Afghanistan atau Negara Islam Provinsi Khurasan (ISKP/ISIS-K) mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini. Para pelaku menyerbu gedung dan menembaki warga dengan senapan serbu. Dalam kejadian ini sebanyak 133 orang meninggal dunia.
Editor : melatisan
Tag :#Kepala BNPT #Kutuk Teroris
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
SERUKAN LANGKAH NYATA HENTIKAN PERANG IRAN-ISRAEL, MUI MINTA RI KELUAR DARI BOARD OF PEACE
-
TRAGEDI DI SEKOLAH PUTRI IRAN, KORBAN DILAPORKAN TEMBUS 115 ORANG
-
PEMIMPIN TERTINGGI IRAN AYATOLLAH ALI KHAMENEI DILAPORKAN TEWAS TERBUNUH PASCA SERANGAN AS-ISRAEL
-
SETELAH MADURO, TRUMP KINI INCAR GREENLAND
-
TERJEBAK DI NGARAI TARATAK, JORG ULRICH WILHELM BERHASIL DIEVAKUASI TIM SAR GABUNGAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI