- Kamis, 15 Oktober 2026
Kumpulkan 609 Medali, Kota Padang Juara Umum Porprov Sumbar 2026
Padang (Minangsatu) - Kota Padang berhasil keluar sebagai juara umum Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat (Sumbar) 2026 yang resmi berakhir pada Rabu (14/10/2026). Kontingen Kota Padang mengukuhkan dominasinya di panggung olahraga Sumatera Barat setelah mengoleksi 261 medali emas, 181 perak, dan 167 perunggu, dengan total 609 medali.
Berdasarkan data hasil pertandingan yang tercantum di situs resmi Porprov Sumbar, porprovsumbar.com, pada Kamis (15/10/2026) pukul 06.48 WIB, Kota Padang menempati posisi teratas klasemen akhir perolehan medali. Capaian tersebut sekaligus menegaskan keberhasilan kontingen Kota Padang mempertahankan gelar juara umum dalam penyelenggaraan Porprov XVI Sumbar 2026.
Keberhasilan ini menjadi capaian penting bagi pembinaan olahraga Kota Padang. Perolehan medali yang diraih para atlet menunjukkan hasil dari persiapan, latihan, pendampingan pelatih, serta kerja sama berbagai unsur yang terlibat dalam kontingen.
Porprov XVI Sumbar berlangsung pada 2–14 Oktober 2026 dan diikuti kontingen dari 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Ajang olahraga tingkat provinsi tersebut mempertandingkan 1.027 nomor lomba dan kembali diselenggarakan setelah vakum selama delapan tahun.
Erianto Apresiasi Perjuangan Atlet dan Seluruh Unsur Kontingen
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang, Erianto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, pengurus cabang olahraga, serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam perjuangan kontingen Kota Padang pada Porprov XVI Sumbar 2026.
“Atas nama KONI Kota Padang, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan olahraga yang telah berjuang membawa nama Kota Padang pada Porprov XVI Sumbar 2026,” ujar Erianto, Rabu (14/10/2026).
Menurut Erianto, keberhasilan mempertahankan gelar juara umum tidak terlepas dari kerja keras, kedisiplinan, semangat juang, dan kekompakan seluruh elemen olahraga Kota Padang.
Ia menilai pencapaian tersebut harus menjadi motivasi untuk memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan, bukan alasan untuk berpuas diri. Pasalnya, mempertahankan prestasi membutuhkan komitmen dan persiapan yang konsisten, baik dalam menghadapi kompetisi tingkat provinsi maupun kejuaraan yang lebih tinggi.
Erianto juga mengingatkan atlet yang berhasil meraih medali agar terus meningkatkan kemampuan dan menjaga konsistensi prestasi. Sementara itu, atlet yang belum berhasil meraih medali diharapkan tetap bersemangat serta menjadikan pengalaman selama Porprov sebagai bahan evaluasi untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
Menurutnya, setiap atlet telah memberikan kontribusi melalui perjuangan dan penampilan masing-masing. Karena itu, evaluasi terhadap hasil pertandingan perlu dilakukan agar kekurangan selama kompetisi dapat diperbaiki dan potensi atlet semakin berkembang.
Selain mengapresiasi atlet, Erianto turut memberikan penghargaan kepada pelatih, ofisial, serta pengurus cabang olahraga yang mendampingi para atlet sejak tahap persiapan hingga pertandingan berakhir.
![]() |
Ia menegaskan bahwa keberhasilan olahraga daerah tidak hanya ditentukan oleh kemampuan atlet saat bertanding, tetapi juga oleh kualitas pembinaan, kesiapan teknis, dukungan organisasi, serta kesinambungan program latihan.
“Semoga perjuangan ini menjadi langkah penting dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Padang, Sumatera Barat, bahkan Indonesia,” katanya.
Kota Solok Runner-up, Padang Pariaman Tempati Posisi Ketiga
Persaingan dalam klasemen akhir Porprov XVI Sumbar 2026 menempatkan Kota Solok di posisi kedua dengan perolehan 139 emas, 113 perak, dan 98 perunggu, atau total 350 medali berdasarkan penjumlahan rincian tersebut.
Kabupaten Padang Pariaman berada di peringkat ketiga dengan raihan 77 medali emas. Selanjutnya, Kota Bukittinggi menempati posisi keempat dengan 75 emas, sedangkan Kota Payakumbuh berada di peringkat kelima dengan 73 emas.
Pada kelompok daerah berikutnya, Kabupaten Tanah Datar dilaporkan menempati peringkat kedelapan dengan 39 emas. Kabupaten Limapuluh Kota mengoleksi 36 emas, sementara Kabupaten Pasaman Barat meraih 35 emas.
Kabupaten Solok berada di posisi ke-12 dengan perolehan 30 emas, 58 perak, dan 79 perunggu. Adapun Kabupaten Kepulauan Mentawai menempati peringkat ke-13 dengan total 92 medali, termasuk 23 emas.
Capaian Kabupaten Kepulauan Mentawai turut menjadi perhatian karena daerah kepulauan tersebut juga menjadi salah satu tuan rumah pertandingan Porprov XVI Sumbar 2026. Hasil tersebut dapat menjadi modal untuk memperkuat pembinaan dan pengembangan olahraga di daerah, sekaligus meningkatkan kesempatan atlet setempat untuk bersaing pada ajang berikutnya.
Meski demikian, rincian klasemen setiap kabupaten dan kota perlu mengacu pada data resmi terbaru dari penyelenggara agar urutan peringkat serta jumlah medali yang disajikan tetap akurat.
Tantangan Berikutnya, Menjaga Konsistensi Prestasi
Berakhirnya Porprov XVI Sumbar 2026 tidak hanya menandai selesainya persaingan memperebutkan medali, tetapi juga menjadi momentum evaluasi bagi seluruh daerah peserta untuk menilai hasil pembinaan olahraga masing-masing.
Bagi Kota Padang, keberhasilan berada di posisi teratas klasemen akhir menjadi capaian yang perlu diikuti dengan penguatan program pembinaan atlet. Regenerasi, peningkatan kualitas pelatih, pemenuhan kebutuhan latihan, serta evaluasi hasil pertandingan menjadi bagian penting untuk menjaga keberlanjutan prestasi.
KONI Kota Padang bersama pengurus cabang olahraga diharapkan dapat menjadikan hasil Porprov sebagai dasar penyusunan program pembinaan berikutnya. Atlet yang telah menunjukkan prestasi perlu dipersiapkan untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi, sementara atlet muda perlu memperoleh kesempatan berkembang melalui pembinaan yang terarah.
Di sisi lain, keberhasilan penyelenggaraan kompetisi tingkat provinsi juga menjadi kesempatan bagi seluruh kabupaten dan kota untuk memperkuat pembinaan olahraga secara merata. Persaingan yang sehat diharapkan mampu mendorong lahirnya lebih banyak atlet potensial yang dapat mewakili Sumatera Barat di tingkat nasional.
Kota Padang kembali menempati puncak klasemen Porprov XVI Sumbar 2026 dengan koleksi 261 medali emas. Tantangan selanjutnya adalah memastikan capaian tersebut tidak berhenti sebagai keberhasilan dalam satu penyelenggaraan, melainkan menjadi bagian dari proses pembinaan olahraga yang konsisten, terukur, dan berkelanjutan. (*)
Editor : Benk123
Tag :#padang, #porprov
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
USAI PEREBUTAN MEDALI PERUNGGU, DODI LEO APRESIASI PERJUANGAN PEMAIN KOTA PADANG
-
MENEMBUS OMBAK, MENGGUNCANG RING: PEMBUKTIAN ATLET KICKBOXING MENTAWAI DI 'TANAH TEPI'
-
JELANG PENUTUPAN PORPROV XVI SUMBAR 2026, PADANG KOKOH DI PUNCAK DENGAN 249 EMAS
-
KBI KOTA PADANG MANTAPKAN POSISI JUARA UMUM CABOR KICKBOXING PORPROV XVI SUMBAR 2026
-
FAEYZA PICKLEBALL ACADEMY SEMEN PADANG SCHOOLS SUMBANG 3 EMAS DAN 2 PERAK UNTUK KOTA PADANG DI PORPROV XVI SUMBAR 2026
-
BAREH RANDANG PAYAKUMBUH PUNYA RASA MANIS DAN BERBEDA DARI RENDANG DAGING
-
KATUPEK GULAI PAKU, SAJIAN KHAS PESISIR MINANGKABAU DENGAN KUAH SANTAN DAN PAKIS
-
HUTAN DILEGALKAN UNTUK DITEBANG: PARADOKS DEFORESTASI DAN KLAIM PENYERAP EMISI
-
DENGAN OLAHRAGA KITA BERSATU, CATATAN HENDRY CH BANGUN (FWK)
-
PEMBERIAN NAMA JALAN
