HOME VIRAL

  • Rabu, 11 Februari 2026

Kumpulan Pantun Minang Lucu Yang Menghibur Dan Sarat Sindiran Halus

Kumpulan Pantun Minang Lucu yang Menghibur dan Sarat Sindiran Halus

Oleh: Andika Putra Wardana


Pantun Minang lucu kerap digunakan untuk menertawakan nasib, menyindir keadaan, atau sekadar mencairkan suasana. Kelucuannya tidak berisik, melainkan muncul dari permainan kata dan kedekatan makna dengan kehidupan sehari-hari.

Berikut beberapa contoh pantun Minang lucu yang tetap rapi secara rima dan halus dalam sindiran.

Pantun Lapeh Tanyo tentang Nasib

Tinggi tabangnyo buruang punai,
Tabang randah mambuek sarang.
Awak sangko bungo alah kanai,
Kironyo lah dipetik urang.

Pantun ini menggambarkan kekecewaan dengan cara sederhana dan jenaka. Harapan yang sempat tumbuh ternyata kandas karena orang lain lebih dulu datang.

Pantun Pantang Menyerah Tapi Tetap Lucu

Ka pariaman naiak bendi,
Bendi dibao mudiak ka pakan.
Bialah badan indak mandi,
Asakan parfum indak tinggalan.

Humor muncul dari sikap “pantang menyerah” versi modern. Meski kondisi seadanya, kepercayaan diri tetap dijaga, walau dengan cara yang mengundang senyum.

Pantun Sadar Diri dengan Sindiran Halus

Gulai paku di ateh kaco,
Makan nasi jo randang dagiang.
Tiok hari sibuk bakarajo,
Pas liek dompet, isinyo kariang.

Pantun ini menertawakan realitas hidup yang sering dialami banyak orang. Bekerja keras setiap hari, namun hasilnya belum sebanding dengan harapan.

Pantun untuk nan Masih Jomblo

Makan katupek di Bukittinggi,
Sambil duduak mancaliak Jam Gadang.
Sampai kini masih surang diri,
Kironyo muko mirip randang.

Kelucuan pantun ini terletak pada keberanian menertawakan diri sendiri. Tema jomblo dibalut dengan metafora khas Minang yang ringan dan menghibur.


Wartawan : Andika Putra Wardana
Editor : melatisan

Tag :Kumpulan Pantun, Minang Lucu

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com