HOME BIROKRASI KABUPATEN PESISIR SELATAN
- Senin, 11 Oktober 2021
KUA Dan PPAS APBD Tahun 2022 Pesisir Selatan, Disepakati
Painan (Minangsatu) - Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD tahun 2022 Kabupaten Pesisir Selatan, ditetapkan dalam rapat paripurna DPRD setempat, Senin (11/10/2021).
Penetapan KUA dan PPAS APBD tahun 2022 itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan oleh Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar, dan Ketua DPRD, Ermizen.
Rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD itu dihadiri anggota Forkopimda, Sekda, Mawardi Roska, pejabat eselon II dan III.
Bupati Rusma Yul Anwar dalam sambutannya mengatakan, penetapan KUA dan PPAS tersebut merupakan tahapan penting dalam menetapkan APBD tahun 2022. "Ya, proses penyusunan dan pembahasan KUA dan PPAS telah dilaksanakan dengan diawali penyampaian nota pengantar pada 20 Agustus 2021. Kemudian pembahasan antara Banggar DPRD dan Pemkab pada 30 September sampai 2 Oktober 2021. Lalu dilanjutkan pada 5 Oktober 2021.
Dikatakan, setelah melewati sejumlah tahapan, maka KUA dan PPAS disepakati bersama. "Kami atas nama pemerintah daerah menyampaikan terima kasih kepada unsur pimpinan dan anggota DPRD yang telah melakukan pembahasan KUA dan PPAS tersebut," katanya.
Bupati berharap dengan kesepakatan KUA dan PPAS tersebut hendaknya segera dilakukan pembahasan dan menyepakati APBD tahun 2022, dengan mempedomai Permendagri No.27, tahun 2021.
" Diharapkan paling lambat tanggal 30 November 202, APBD tahun 2022 sudah ditetapkan," ujarnya. Hal itu, kata Bupati, hendaknya menjadi pemikiran bersama, sehingga APBD tahun 2022 dapat disahkan tepat waktu dan tidak terlambat.
Untuk itu, diminta kepada tim anggaran segera melakukan pembahasan dengan perangkat daerah dalam rangka menyusun APBD 2022. "Sekda diminta mengkoordinir pembahasan tersebut sesuai jadwal. Kemudian segera menyusun RKA tahun 2022," katanya.
Bupati menambahkan, dengan keterbatasan anggaran, maka program dan kegiatan hendaknya dilakukan penyesuaian dan rasionalisasi anggaran.
Meskipun demikian bupati berharap, tim anggaran tetap memperhatikan skala prioritas seperti pembangunan infrastruktur yang dapat berpengaruh untuk peningkatan ekonomi masyarakat kecil. "Anggaran 2022 tetap difokuskan pada empat hal, yaitu, penanganan Covid 19, pengembangan ekonomi kerakyatan, pembangunan bidang kesehatan dan pendidikan," tutupnya.
Editor : ranof
Tag :#Apbd 2022#Pesisir Selatan#Sumbar#
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
MENUJU SOLOK SELATAN TANGGUH BENCANA, BUPATI KHAIRUNAS HADIR DI RAKOR PERCEPATAN REHABILITASI
-
PEMKAB –KEJARI SOLSEL TEKEN KERJA SAMA PENERAPAN PIDANA KERJA SOSIAL: LANGKAH BARU WUJUDKAN KEADILAN YANG LEBIH HUMANIS
-
BAWASLU SUMBAR, HADIRI RAKOR DAN SIMULASI PENANGANAN PELANGGARAN DI PESSEL
-
PLN UP3 PADANG DORONG HULLER LISTRIK DI PESISIR SELATAN: MENGAKSELERASI ELECTRIFYING LIFESTYLE DI SEKTOR PERTANIAN
-
BAWASLU PESSEL PUBLIKASIKAN DAFTAR INFORMASI PUBLIK PADA MASYARAKAT
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG
-
MEMPERCEPAT PEMULIAAN UNTUK MASA DEPAN KOPI SUMATERA BARAT YANG BERKELANJUTAN
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"