HOME PEMBANGUNAN PROVINSI SUMATERA BARAT
- Jumat, 28 Januari 2022
KPK Keluarkan Rekomendasi, Bupati Solok Siap Hentikan Reklamasi Danau Singkarak
Padang (Minangsatu) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok menyatakan siap mematuhi dan menindaklanjuti instruksi Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) untuk menghentikan proses reklamasi atau pembangunan pendukung sektor kepariwisataan di dermaga Jorong Kalukua, Nagari Singkarak. Hal ini disampaikan Bupati Epyardi Asda dalam rapat perkembangan kegiatan pembangunan di Danau Singkarak di ZHM Premiere Hotel, Jl. Thamrin, Kota Padang, Jumat (28/1/2022).
Menurut Epayardi, Pemkab Solok telah mengambil langkah cepat dalam menindaklanjuti Instruksi dari Gubernur Sumatera Barat untuk menghentikan proses pengerjaan pembangunan reklamasi. Pihaknya juga mengatakan bahwa siap mendengarkan arahan Pemprov Sumbar sesuai dengan aturan. “Saya siap mengikuti apapun keputusan dari Pemerintah Daerah, untuk menertibkan dan membongkar kembali atau memulihkan lokasi tersebut,” ungkapnya.
Bupati juga mengungkapkan dirinya akan patuh dan taat terhadap setiap perintah dan instruksi yang diperintahkan oleh Gubernur. Selain itu, penghentian proses pengerjaan di kawasan wisata Danau Singkarak ini sejatinya telah diberhentikan sejak dua minggu lalu. “Proses pengerjaan di sana telah lama kita suruh berhenti dan sampai saat ini tidak boleh ada pekerjaan lanjutan sampai ada izin dari pihak Pemerintah Provinsi, karena kewenangan kawasan danau adalah pihak pemerintah provinsi,” ucapnya.
Sebelumnya, dalam kegiatan Focus Group Discusion (FGD), Deputi Koordinasi dan supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudhiawan Wibisono, mengatakan KPK telah menetapkan empat poin rekomendasi terkait penyelamatan danau prioritas. Pertama, seluruh pemangku kepentingan segera mengimplementasikan rekomendasi atau pengawasan terhadap program penyelamatan danau prioritas nasional di Sumatera Barat.
Kedua, seluruh pemangku kepentingan segera menyusun, menetapkan, melaksanakan dan mematuhi strategi penyelamatan danau prioritas sesuai Peraturan Presiden Nomor 60 tahun 2021 tentang penyelamatan danau prioritas nasional.
Ketiga, inventarisasi perijinan dan non perijinan yang ada di Sumatra Barat dan memastikan telah dilakukan pendelegasian kewenangan penyelenggaraan seluruh layanan perizinan dan non perizinan kepada DPMPTSP serta mengefektifkan implementasinya. Kempat, melakukan penertiban kegiatan yang tidak memiliki ijin di badan danau maupun sepadan danau.
Editor : ranof
Tag :#Revitalisasi danau singkarak #Kpk #Pemprov sumbar #Hentikan reklamasi
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
ANTISIPASI BENCANA SUSULAN, MENTERI PU DODY HANGGODO TINJAU LANGSUNG RUAS JALAN TAPAN-BATAS JAMBI
-
BPJN SUMBAR TUNTASKAN PEMBERSIHAN LONGSOR SUSULAN DI RUAS TAPAN-BATAS JAMBI, SATU LAJUR KEMBALI FUNGSIONAL
-
GUBERNUR MAHYELDI TEGASKAN INFRASTRUKTUR YANG DIBANGUN PASCABENCANA HARUS TERINTEGRASI DENGAN SEKTOR LAINNYA
-
GUBERNUR RESMIKAN SPKLU CENTER PERTAMA DI SUMBAR, MEMPERCEPAT EKOSISTEM KENDARAAN LISTRIK DAN TRANSISI MENUJU ENERGI BERSIH
-
GUBERNUR MAHYELDI DORONG SOLUSI DERMAGA PENGAMAN UNTUK NELAYAN TIKU
-
KEADILAN INSTAN: DIBALIK SERUAN “NO VIRAL NO JUSTICE”
-
DUA KEMENANGAN KABAU SIRAH, SAATNYA MERAJUT KEMBALI KEPERCAYAAN YANG SEMPAT RETAK
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL