- Minggu, 27 Agustus 2023
KONI Dan Pemko Payakumbuh Siapkan Rp2 Miliar Untuk Porprov 2023
Payakumbuh (Minangsatu) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Payakumbuh menyatakan kesiapannya untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat (Sumbar) 2023 yang rencananya bakal digelar akhir November 2023 mendatang.
Hal itu disampaikan Ketua KONI Kota Payakumbuh, Yengki Oktrio disela-sela acara Seminar Olahraga yang digelar KONI untuk para pelatih cabang olahraga (cabor) se-Kota Payakumbuh, Sabtu (26/8/2023) di Payakumbuh. Meski begitu, pihaknya masih menunggu kepastian digelarnya Porprov tersebut.
"Memang pada 12 dan 13 Agustus 2023 kemaren kita mengikuti rapat kerja provinsi atau Rakerprov KONI se-Sumbar dihadiri KONI kabupaten/kota. Nah, pada Rakerprov tersebut memang diputuskan akan diadakan Porprov tahun 2023, perkiraannya adalah diakhir November 2023," sebut Yengki Oktrio.
"Hanya saja, sesuai dengan aturannya tentu harus ada surat keputusan atau SK tentang tanggal dan waktu penetapannya serta cabor-cabor apa yang dipertandingkan. Saat ini kondisinya, kita seluruh KONI kabupaten/kota se-Sumbar sedang menunggu itu. Karena pastinya tentu harus dengan SK penetapan tanggal dan waktu tersebut," tambahnya.
Dikatakan Yengki Oktrio, KONI Kota Payakumbuh siap ikut dan akan segera menyiapkan cabor untuk berlaga pada Porprov 2023 jika memang gelaran Porprov itu digelar pada tahun ini. Bahkan pihaknya menyatakan siap baik dari segi atlet maupun dari segi anggaran.
"Intinya kita masih menunggu keputusan KONI Sumbar. Kalau ternyata akhirnya banyak cabor-cabor yang tidak siap tentu akan menjadi pertimbangan. Tapi kita Kota Payakumbuh, Insya Allah dalam posisi siap," ungkapnya.
Ia menyebut, bahwa anggaran yang disiapkan KONI bersama Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga untuk Porprov 2023 sebesar Rp2 miliar.
"Dari segi atlet kita siap dan anggaran pun sebetulnya dari awal tahun sudah kita siapkan bersama Disparpora. Saat ini anggarannya masih berada di Disparpora. Insya Allah Payakumbuh menyiapkan anggaran untuk Porprov 2023 ini Rp2 miliar," tuturnya.
Selain itu, Yengki Oktrio juga menuturkan bahwa pihaknya juga siap menjadi salah satu tuan rumah pada gelaran ajang olahraga terbesar di Provinsi Sumbar itu. Karena katanya, beberapa fasilitas cabang olahraga di Kota Payakumbuh sudah meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
"Ketika Rakerprov kemaren, awalnya tuan rumah untuk Porprov itu ada tiga, yakni Padang Panjang (16 cabor), Padang (26 cabor) dan Padang Pariaman (2 cabor). Namun pada waktu itu Padang Panjang dan Padang Pariaman menyatakan mundur dari status tuan rumah, maka sekarang tinggal lagi Kota Padang," ucapnya.
Dengan mundurnya Padang Panjang dan Padang Pariaman, maka terjadi kekosongan sebanyak 18 cabor untuk menggelar iven olahraga se-Sumbar tersebut. Dengan begitu ada peluang bagi daerah lain di Sumbar untuk menjadi tuan rumah.
"Payakumbuh sebenarnya punya beberapa poin untuk beberapa cabor. Karena fasilitas kita cukup meningkat sejak beberapa tahun terakhir. Kalau memang itu menjadi kesepakatan, karena tentu yang lebih tepatnya membahas ini Pengprov cabang-cabang olahraga tersebut. Dan kalu kita yang diminta kita siap," katanya optimis.
"Untuk beberapa cabor saya rasa Payakumbuh siap karena ada venuenya, diantaranya ada Gor Nan Ompek untuk cabor bela diri, renang di kolam renang Ngalau Indah dan tenis," pungkasnya.
Editor : melatisan
Tag :#Seminar Olahraga #KONI Payakumbuh
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PAYAKUMBUH MATANGKAN PERSIAPAN PACUAN KUDA SKALA NASIONAL INDONESIA’S HORSE RACING (IHR) CUP 2026
-
TUNDUKAN GALATAMA FC LEWAT DRAMA PENALTI, TIGO KAYO FC JUARA PIALA WALI KOTA PAYAKUMBUH
-
PARIAMAN MATANGKAN PERSIAPAN TIGA CABOR PORPROV XVI SUMBAR
-
JORDUS FC TAMPIL SPARTAN, LANGKAH TERHENTI LEWAT ADU PENALTI DI PIALA WALI KOTA PAYAKUMBUH
-
JORDUS FC MENANG TELAK 3-0 ATAS BATANG BUNGO FC DI PIALA WALI KOTA PAYAKUMBUH
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG