HOME SOSIAL BUDAYA PROVINSI SUMATERA BARAT
- Sabtu, 4 Juni 2022
Kolaborasi Pemprov Dan Pelaku Usaha Sambut Pengunjung Ke Sumbar Dengan Gerbang Batas Baru
Padang (Minangsatu) - Mendukung Visit Beautiful West Sumatera 2023, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersiap menyambut kedatangan wisatawan melalui pembangunan gerbang batas baru dengan desain bertema "tikuluak tanduak" di delapan titik pintu masuk wilayah Sumatera Barat yang berada pada tujuh Kabupaten.
Pembangunan gerbang batas ini nantinya akan dilakukan dengan melibatkan hibah Corporate Social Responsibility (CSR) dari BUMN maupun perusahaan swasta yang ada di Sumatera Barat. Pada tahap awal, pembangunan akan diprioritaskan pada tiga titik batas yang berada di Kec. Pangkalan Koto Baru, Limapuluh Kota, Kec. Sungai Rumbai, Dharmasraya, dan Kec. Silaut, Pesisir Selatan.
Diungkapkan Wakil Gubernur, Audy Joinaldy dalam pertemuan dengan BUMN dan perusahaan swasta yang tergabung dalam forum CSR Sumbar, di Padang, Jum'at (3/6/22), Pemprov menawarkan kepada perusahaan yang ada di Sumatera Barat untuk menjadi sponsor pembuatan gerbang batas yang menyimbolkan marwah Sumbar dalam menyambut kunjungan ke Ranah Minang.
"Kita menawarkan pada perusahaan yang ada di Sumatera Barat untuk menjadi sponsor. Saya rasa ini adalah kolaborasi yang sangat baik, antara pemerintah provinsi dengan berbagai stakeholder, khususnya dari dunia usaha," kata Wagub.
Lebih lanjut, ia menjelaskan pemilihan desain gerbang batas yang akan dibangun didasari pada filosofi yang menyimbolkan keberanian dan ramah tamah. Dimana bangunan nantinya berupa tikuluak tanduak dengan motif tenun khas Minangkabau, yang diapit enam tiang berbentuk kurambik, senjata tradisional khas Minangkabau.
Sementara itu, Ketua Forum CSR Sumatera Barat, yang hadir bersama 10 BUMN dan perusahaan swasta, menyampaikan bahwa pada prinsipnya BUMN maupun perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Forum CSR Sumbar mendukung kerjasama yang ditawarkan Pemprov.
"Pada prinsipnya kami mendukung dan ingin berpartisipasi, namun untuk kerjasama ini tentu masih perlu pengkajian lebih lanjut mengenai DED maupun bentuk kerjasama seperti apa, kan ada perusahaan yang mau melakukan pendanaan sendiri ada juga yang mau sharing cost," ujarnya.
Diketahui berdasarakan detailed engineering design (DED) sementara, pembuatan masing-masing gerbang batas diperkirakan akan menelan biaya 600 juta rupiah. Sedangkan bentuk kerjasama yang ditawarkan Pemprov kepada sponsor dilakukan dengan skema pendanaan bangunan serah; bangun guna serah; bersama bangun serah; dan bersama bangun serah, yang akan dibahas lebih lanjut bersama perusahaan yang akan bekerjasama.*
Editor : Benk123
Tag :#sumatera barat
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
RAKOR PERPUSTAKAAN SUMBAR 2026: KEGEMARAN MEMBACA SUMBAR DI ATAS RATA-RATA NASIONAL 54,8, TAPI MASIH KATEGORI RENDAH
-
DI SUMBAR TIDAK BOLEH NARKOBA BERKEMBANG, TAPI FAKTANYA TETAP ADA, GUBERNUR SERUKAN SELAMATKAN GENERASI MUDA
-
DIRJEN POLPUM KEMENDAGRI: SUMATERA BARAT BERPOTENSI MENJADI MODEL NASIONAL PENCEGAHAN KONFLIK BERBASIS SEKOLAH
-
GUBERNUR MAHYELDI : PERSOALAN SAMPAH MASIH MENJADI TANTANGAN BESAR PEMERINTAH, BELUM ADA KESADARAN DAN BUDAYA BERSIH MASYARAKAT
-
M. SHADIQ PASADIGOE: PANCASILA HARUS HIDUP DALAM TINDAKAN NYATA, BUKAN SEKADAR DIHAFAL
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG