HOME BIROKRASI KABUPATEN SOLOK SELATAN

  • Rabu, 1 April 2026

Kolaborasi Jadi Kunci: Wabup Yulian Efi Dorong Dunia Usaha Wujudkan Solok Selatan Lebih Berdaya Saing

Kolaborasi Jadi Kunci: Wabup Yulian Efi Dorong Dunia Usaha Wujudkan Solok Selatan Lebih Berdaya Saing
Kolaborasi Jadi Kunci: Wabup Yulian Efi Dorong Dunia Usaha Wujudkan Solok Selatan Lebih Berdaya Saing

Solok Selatan (Minangsatu) — Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menegaskan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendorong percepatan pembangunan. Hal ini disampaikan Wakil Bupati H. Yulian Efi dalam kegiatan Musrenbang Dunia Usaha Kabupaten Solok Selatan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang digelar di Hotel Pesona Alam Sangir, Rabu (01/03/2026).

Dalam sambutannya, Wabup Yulian Efi menyampaikan bahwa pembangunan daerah membutuhkan dukungan aktif dunia usaha karena keterbatasan kemampuan APBD.

“Kita butuh kolaborasi dengan dunia usaha agar pembangunan bisa berjalan lebih cepat dan optimal,” tegasnya.

Ia menjelaskan, forum Musrenbang Dunia Usaha menjadi wadah strategis untuk menghimpun masukan serta menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah dengan kontribusi sektor swasta, khususnya melalui Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP).

Wabup juga mengapresiasi peran perusahaan yang selama ini telah berkontribusi dalam pembangunan daerah, baik melalui pembayaran pajak dan retribusi, penyerapan tenaga kerja, maupun program TJSLP. Namun demikian, ia menilai sinergi yang ada perlu terus diperkuat agar manfaatnya lebih terasa dan terarah.

Lebih lanjut, Yulian Efi mengungkapkan bahwa meskipun capaian kinerja makro Kabupaten Solok Selatan pada tahun 2025 menunjukkan tren positif, namun sebagian indikator masih berada di bawah rata-rata Provinsi Sumatera Barat. Kondisi ini, menurutnya, menjadi tantangan yang harus dijawab bersama.

“Secara mikro, kita masih menghadapi persoalan kualitas sumber daya manusia, keterbatasan aksesibilitas, dan infrastruktur,” jelasnya.

Untuk itu, tema pembangunan Kabupaten Solok Selatan tahun 2027 diarahkan pada optimalisasi daya saing daerah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, produktivitas, serta hilirisasi ekonomi daerah.

Dalam mendukung hal tersebut, pemerintah daerah juga terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur strategis guna membuka akses dan memperkuat konektivitas antar wilayah pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Solok Selatan, Diary Haes, menekankan bahwa Musrenbang Dunia Usaha menjadi momentum penting untuk menyusun perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berbasis kebutuhan riil di lapangan.

Ia menyebutkan, pihaknya memfokuskan sinergi dengan dunia usaha pada peningkatan kualitas SDM, penguatan UMKM, serta pembangunan infrastruktur dasar.

Selain itu, Bapperida juga mendorong pendekatan berbasis data dan riset agar kebijakan yang dihasilkan lebih terukur dan efektif.

Di akhir penyampaiannya, Wabup kembali mengajak seluruh pelaku usaha untuk memperkuat kolaborasi dan kemitraan dengan pemerintah daerah.

“Kolaborasi kuat akan membawa Solok Selatan lebih maju,” pungkasnya.

Sebagai penutup kegiatan, juga dilaksanakan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Musrenbang antara pemerintah daerah dengan para pelaku dunia usaha sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pembangunan Kabupaten Solok Selatan ke depan. (*)


Wartawan : Vino
Editor : Benk123

Tag :#solsel

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com