HOME SOSIAL BUDAYA PROVINSI SUMATERA BARAT
- Selasa, 3 November 2020
Klarifikasi Pemberitaan; Gubernur Irwan Prayitno, Tegaskan Pernikahan Anaknya Sesuai Aturan Protkes
Padang (Minangsatu) - Muncul pemberitaan yang menyorot rencana Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, yang akan menggelar pesta pernikahan anaknya selama tiga hari berturut-turut di tengah pandemi Covid-19 pada tanggal 6-8 November 2020.
Sebelumnya masyarakat Kota Padang dilarang mengadakan pesta pernikahan baik di gedung, Convention Center maupun di rumah mulai 9 November 2020.
Irwan Prayitno, meluruskan, bahwa pihak keluarga telah berencana jauh hari untuk mengadakan pesta Nikah di tanggal 4,5,6 Desember sebelum Pemerintah Kota Padang melarang mengadakan pesta pernikahan mulai 9 November 2020 mendatang. Hal tersebut tertuang dalam surat edaran Walikota Padang Nomor: 870.743/BPBD-Pdg/X/2020 tentang larangan pesta perkawinan dan batasan bagi pelaku usaha.
"Sebelumnya kami telah berencana acara pernikahan anak kami pada tanggal 4 - 6 Desember 2020, namun karena adanya surat edaran Walikota Padang yang melarang acara pernikahan mulai tanggal 9 November nanti. Maka kami sekeluarga sepakat untuk memajukan menjadi tanggal 6-8 November 2020," kata Irwan Prayitno usai memimpin Apel Bersama Ikrar Netralisasi ASN di lapangan kantor gubernur, Selasa (3/11/2020).
Irwan Prayitno menegaskan, tidak ada konspirasi terkait keputusan pemko Padang tersebut. Bahkan sempat undangan telah dicetak pada bulan Desember 2020. "Jadi tidak benar, kalau kami melakukan konspirasi bersama pemko Padang. Karena ada SE Walikota itu, kami panitia kembali mengadakan rapat dan memutuskan untuk memajukan pernikahan anak kami," ucapnya.
Terkait pernikahan anaknya itu pada masa pandemi Covid-19, Irwan Prayitno menjelaskan pernikahan harus dilakukan sesuai aturan protokol kesehatan yang ketat. "Jadi saya sebagai orang tua bertanggungjawab memberikan kesempatan untuk anak kami menikah, tapi pernikahan itu kita atur sesuai protokol kesehatan," tuturnya.
Rencananya resepsi pernikahan akan dilangsungkan dengan aturan protokol Covid bagi para tamu undangan yang datang. Dimana tamu tidak makan di tempat (makanan dibawa pulang), panitia tidak menyediakan meja, tamu hanya diberikan nasi kotak. Kemudian untuk ucapan selamat kepada pengantin, tamu undangan diminta hanya memberikan salam santun tanpa bersentuhan. Undangan dibuat 3 hari agar tidak terjadi kerumunan dan dibagi per-jam kehadiran. Setiap undangan yang hadir memiliki jadwal yang berbeda.
Tidak hanya itu, Irwan Prayitno menegaskan, untuk pelaksanaan pesta itu akan diterapkan protokol kesehatan yang ketat. Masker disediakan bagi yang tidak pakai masker, selanjutnya hand sanitizer (cuci tangan) disediakan di beberapa titik tempat acara. “Makanya pelaksanaannya dibagi tiga hari. Jadi, per-hari dan per-jam jumlah tamu dibatasi dibatasi dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ungkap Irwan.
Editor : ranof
Tag :#Klarifikasi pemberitaan#Rencana pernikahan anak gubernur#Sesuai protkes#Gubernur sumbar#
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
GUBERNUR MAHYELDI SERAHKAN PROPOSAL PEMBANGUNAN PUSAT KEBUDAYAAN SUMBAR RP382,65 MILIAR KEPADA MENTERI KEBUDAYAAN
-
MUDIK LEBARAN 2026, PEMPROV SUMBAR TERAPKAN ONE WAY DAN BATASI ANGKUTAN BARANG
-
GUBERNUR MAHYELDI SERAHKAN BANTUAN KEMANUSIAAN DARI MASYARAKAT SUMBAR UNTUK RAKYAT PALESTINA
-
LEWAT SAFARI RAMADAN, SEMEN PADANG SALURKAN RP22,5 JUTA UNTUK PEMBANGUNAN MDA DAN PENGEMBANGAN MASJID DI SOLOK–PADANG
-
SAFARI RAMADAN SIG DI PT SEMEN PADANG: “CAHAYA RAMADAN, HARMONI KEBERSAMAAN”
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL