HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Rabu, 11 Agustus 2021
Ketua Mersi Ridwansjah; Produk Susu 800 Liter/Hari Butuh Mesin UHT
Pd. Panjang. (Minangsatu) - Sejumlah masyarakat petani sapi perah di Kota Padang Panjang, kini membutuhkan perhatian serius Dinas Pertanian dan Perikanan setempat. Pasalnya, lebih kurang 166 ekor sapi dikelola kelompok petani sapi perah itu sudah mampu hasilkan produk susu segar sekitar 800 liter perhari.
Menurut ketua kelompok petani sapi perah Mersi Kota Padang Panjang, Ridwansjah pada Minangsatu, dengan jumlah produk susu sapi perah segar dihasilkan para petani ternak sapi perah Kota ini tidak semata marketing (pemasaran) dibutuhkan.
"Termasuk mesin UHT penunjang produk susu dihasilkan petani ternak kita," ujar Ridwansjah saat ditemui dikediamannya, Ganting Gunung, kec. Padang Panjang Timur.
Sebagai wilayah telah dikenal sebagai pusat (sentra) sapi perah sejak puluhan tahun silam, tentu keberadaan mesin UHT sangat dibutuhkan sekali supaya produk susu segar Kota Padang Panjang tidak hanya seputar Sumatra Barat justru dapat menasional.
"Waktu kunjungan Wagub Sumbar Audy kesini, hal ini telah kita sampaikan. Pak Wagub cukup apresiasi, dan beliau akan pertimbangkan bagaimana kebutuhan petani ternak sapi perah disini bisa di dukung kehadiran mesin UHT kini ada di Provinsi," ujar Ridwansjah ungkapkan sedikit hasil kunjungan Wagub Audy pekan lalu ke lokasi peternakan kelompok tani sapi perah Mersi.
Dalam hal ini, supaya imbas ekonominya lebih nyata dirasakan warga peternak sapi perah, tentunya dibutuhkan satu program lebih fokus dan terarah dari Pemko melalui OPD terkaitnya. Maksudnya, bukan kita mengabaikan perhatian dan dukungan telah diberikan Pemko selama ini.
Tetapi, bagaimana membuat sebuah program jangka panjang terkait pembinaan pada peternak sapi perah disini dan tidak pembinaan sepotong sepotong, harap tokoh muda kanagarian Gunung yang senantiasa suka dengarkan nasehat orangtuanya.
Saat ini kawasan peternakan sapi perah kelompok Mersi berlokasi dikelurahan Gantiang, kanagarian Gunung, juga jadi tempat PKL puluhan mahasiswa berasal dari berbagai perguruan tinggi (PT) di tanah air. Termasuk lokasi edukasi sejumlah pelajar.
"Tekad saya, bagaimana jadikan produk susu segar Kota Padang Panjang punya jaringan pemasaran lebih luas dimasa mendatang," tegas Ridwansjah.*
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang, #sapi perah
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
BANK NAGARI PADANG PANJANG SALURKAN DANA KURBAN RP33 JUTA KEPADA BPIC
-
KETUA TP-PKK PADANG PANJANG MONITOR DAPUR MBG DEMI KEAMANAN PANGAN ANAK
-
PENGADILAN NEGERI TINGKATKAN MITIGASI BENCANA BERSAMA DAMKAR
-
WAWAKO ALLEX SAPUTRA LANTIK, PENGURUS BARU KARANG TARUNA
-
WAKO HENDRI ARNIS BERSAMA KAKANWIL DITJENPAS SUMBAR LEPAS BIBIT IKAN
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG