- Minggu, 27 September 2026
Ketua LPJK Insannul Kamil Kunjungi Pusat Riset Konstruksi Tiongkok, Dorong Kolaborasi Teknologi Dan AI
GUANGDONG (Minangsatu) - Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Indonesia, Insannul Kamil, bersama delegasi Departemen Pekerjaan Umum dan Transportasi Laos, Direktorat Perumahan dan Perencanaan Kota, serta perwakilan China Construction News, melakukan kunjungan dan pertukaran informasi ke Pusat Riset dan Pengembangan Guangdong Jianke di Huangpu, Guangdong, Tiongkok, Rabu (23/9/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda pertukaran informasi dan pengembangan wawasan terkait kemajuan riset serta teknologi di bidang konstruksi. Rombongan turut didampingi Li Jun, Wakil Direktur Utama Guangdong Jianke.
Dalam kunjungan itu, Insannul Kamil bersama para delegasi berkesempatan meninjau sejumlah fasilitas riset unggulan yang dikembangkan Guangdong Jianke.
Di antaranya laboratorium wind tunnel untuk bangunan sipil dengan skala komprehensif terbesar di Tiongkok, fasilitas pengujian dinding tirai (curtain wall) multifungsi berukuran besar yang dikembangkan secara mandiri, serta laboratorium percontohan pengujian material konstruksi lanjut yang terintegrasi dengan teknologi cerdas.
Fasilitas tersebut menjadi bagian dari ekosistem riset dan pengembangan teknologi konstruksi yang mengedepankan inovasi, pengujian material, keselamatan bangunan, serta pemanfaatan teknologi cerdas.
Insannul Kamil menilai perkembangan riset dan teknologi yang diterapkan di pusat penelitian tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan melalui kerja sama lintas negara, khususnya dalam meningkatkan kualitas dan daya saing industri konstruksi.
“Aktivitas dan kemajuan riset di bidang bangunan sipil yang dilakukan di pusat riset ini harus dimanfaatkan dan dijadikan model kolaborasi untuk bersama-sama meningkatkan kualitas dan membangun ekosistem industri konstruksi yang adaptif terhadap kemajuan teknologi,” ujar Insannul.
Menurut dia, perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), machine learning, Building Information Modeling (BIM), serta manajemen konstruksi dan fasilitas akan semakin berperan dalam membentuk industri konstruksi masa depan.
Karena itu, penerapan teknologi tersebut perlu dibarengi dengan penguatan standar keselamatan dan kualitas agar inovasi yang dikembangkan tetap memberikan manfaat nyata bagi pembangunan.
Insannul Kamil, yang juga dosen Fakultas Teknik Universitas Andalas, Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Kerja Sama Pengembangan SDM Profesi Teknik dan Industri, serta Ketua Badan Keahlian Mesin Persatuan Insinyur Indonesia, menekankan pentingnya membangun kolaborasi antara lembaga riset, pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan organisasi profesi.
Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mempercepat transfer pengetahuan dan teknologi sekaligus mendorong lahirnya sumber daya manusia konstruksi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
“Dengan kolaborasi yang kuat, kita tidak hanya berbicara tentang adopsi teknologi, tetapi juga bagaimana membangun SDM dan ekosistem industri yang mampu mengembangkan serta memanfaatkan teknologi tersebut secara berkelanjutan dengan standar keamanan yang tinggi,” katanya.
Editor : melatisan
Tag :Ketua LPJK, Insannul Kamil, Kunjungi, Pusat Riset, Konstruksi, Tiongkok, Dorong Kolaborasi, Teknologi dan AI
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com