- Sabtu, 29 November 2025
Ketua KONI Sumbar Kunjungi Dua Atlet Terdampak Bencana Banjir, Serahkan Bantuan Spontan
Ketua KONI Sumbar Kunjungi Dua Atlet Terdampak Bencana Banjir, Serahkan Bantuan Spontan
Padang Pariaman (Minangsatu) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat meninjau langsung kondisi dua atlet serta seorang pengurus cabang olahraga yang rumahnya terdampak cuaca ekstrem,Jumat (28/11/2025) sore.
Kunjungan dipimpin Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus, didampingi Waketum II Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Septri, Plh Sekretaris Umum KONI yang juga Ketua Muaythai Sumbar Zaimul Bahri, Kabid Hubungan Lembaga BM Satria Dwi Putra, Kabid Humas Hendri Parjiga, Anggota Sapras Oktavirman serta jajaran pengurus lainnya.
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah rumah atlet Muaythai Sumbar, Andika Mandala Darma, di Jorong Kampuang Tangah, Nagari Kataping, Batang Anai, Padang Pariaman. Rumah Andika hanyut tanpa sisa setelah disapu derasnya air Batang Talao Mundam yang meluap akibat hujan ekstrem. Sekitar 20 rumah lainnya di kawasan tersebut turut hilang dibawa arus.
Andika, peraih medali perunggu PON Aceh-Sumut 2024, tidak berada di lokasi saat banjir menghondoh rumah keluarganya karena sedang mengikuti seleksi penerimaan Calon Tamtama Angkatan Darat di Padang Panjang. Rombongan KONI disambut ayah Andika serta pelatih Muaythai Sumbar, Adi Mulya.
Melihat kondisi itu, Ketua KONI Sumbar Hamdanus menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa atlet binaannya tersebut.
“Melihat langsung kondisi rumah atlet kita yang hilang tanpa sisa tentu meninggalkan duka mendalam. Andika bukan hanya aset daerah, tetapi juga anak bangsa yang sedang berjuang membangun masa depannya," kata Hamdanus sabak.
"Kehilangan rumah dan seluruh isinya bukan perkara kecil. Karena itu kami hadir untuk memastikan ia dan keluarga tidak menghadapi musibah ini sendirian. KONI Sumbar akan terus berupaya memberikan dukungan moral maupun bantuan yang bisa meringankan beban mereka,” sambung Hamdanus.
Ia menegaskan bahwa KONI wajib hadir saat atlet menghadapi situasi darurat.
“Ini bagian dari komitmen kita bahwa atlet adalah keluarga besar KONI. Ketika mereka mengharumkan nama Sumbar, kita bangga. Ketika mereka tertimpa musibah, kita wajib hadir. Ke depan, KONI Sumbar akan memperkuat pendataan dan respon cepat agar setiap atlet yang terdampak bencana dapat segera kita bantu,” tambahnya.
Setelah dari Batang Anai, rombongan KONI bergerak menuju Lumint Park, kawasan yang sehari sebelumnya dilanda banjir bandang.
Di lokasi itu, atlet binaraga Sumbar Iwand Samurai serta Ketua Harian Pengprov Perserosi Sumbar Arfan Rosyda juga menjadi korban. Kedua rumah mereka yang berjarak sekitar 50 meter tampak masih dipenuhi lumpur tebal saat dikunjungi.
“Kami ingin memastikan semua atlet dan pengurus cabor yang terdampak bencana mendapat perhatian. Ini bentuk kepedulian KONI terhadap keluarga besar olahraga Sumbar,” kata Waketum II Binpres Septri.
Plh Sekum KONI Sumbar Zaimul Bahri menambahkan bahwa pendataan terhadap atlet-atlet terdampak masih terus dilakukan.
“Kondisi cuaca beberapa hari ini memukul banyak masyarakat, tidak terkecuali atlet kita. Kami sedang mendata seluruh atlet binaan yang mungkin terdampak agar bantuan bisa diberikan secara tepat,” ujarnya.
Dalam kedua kunjungan tersebut, KONI Sumbar menyerahkan bantuan spontan sebagai bentuk empati dan dukungan kepada atlet serta pengurus cabor yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana. (*)
Editor : melatisan
Tag :KONI Sumbar, Bencana Banjir, Bantuan, Atlet PON, Terdampak bencana
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
BNNP–KONI SUMBAR JAJAKI KERJA SAMA CEGAH NARKOBA DI KALANGAN ATLET
-
SEMEN PADANG FC LAKUKAN EVALUASI BESAR-BESARAN, SIAPKAN PEROMBAKAN SKUAD DI PUTARAN KEDUA
-
GUBERNUR MAHYELDI DUKUNG MENTAWAI JADI TUAN RUMAH LIMA CABOR PORPROV SUMBAR XVI 2026
-
PRA PELATDA KONI SUMBAR 2026 DIMULAI, HARI PERTAMA RATUSAN ATLET TES KESEHATAN
-
MAHYELDI TEGASKAN PORPROV SUMBAR 2026 TETAP DIGELAR, KONI TAK SIAP DIMINTA DIGANTI
-
“TEMBAK PATUIH”: MITOS EDUKATIF DALAM UNGKAPAN LARANGAN ULAKAN TAPAKIS
-
CHERRY CHILD FOUNDATION BERSAMA BERBAGAI KOMUNITAS SALURKAN BANTUAN KE WILAYAH TERDAMPAK BANJIR BANDANG DI PADANG
-
MENANAM POHON, MENUAI KESELAMATAN: KONSERVASI LAHAN KRITIS UNTUK KETAHANAN HIDUP KOMUNITAS.
-
MUSIBAH
-
KEMANA BUPATI TAPSEL