- Selasa, 18 Oktober 2016
Kerugian Petani Danau Maninjau Tembus Rp39,3 Miliar
LUBUK BASUNG (Tingkapone)- Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mencatat kerugian petani keramba jaring apung di Danau Maninjau mencapai Rp39.254.000.000, akibat ikan mati secara mendadak semenjak Januari sampai September 2016.
"Kerugian Rp39,3 miliar ini berasal dari 2.066 ton ikan jenis nila mati mendadak dan lepas semenjak Januari sampai September 2016, karena harga ikan dengan harga Rp19.000 per kilogram," kata Kepala DKP Agam, Ermanto di Lubuk Basung, Minggu.
Ia merincikan, ke 2.066 ton ikan ini mati pada Januari sebanyak 20 ton tersebar di Nagari Tanjung Sani dan ikan lepas akibat keramba jaring apung rusak pada Januari sebanyak 226 ton di Nagari Tanjung Sani.
Sedangkan pada Maret sebanyak 300 ton ikan mati di Nagari Maninjau dan Nagari Bayua.
Lalu, pada Agustus sebanyak 1.400 ton ikan mati di Nagari Tanjung Sani, Nagari Koto Malintang, Nagari Duo Koto dan Nagari Sungai Batang.
Sementara, pada 28 September sampai awal Oktober sebanyak 120 ton ikan mati di Nagari Koto Malintang, Nagari Sungai Batang, Tanjung Sani dan Nagari Bayua.
"Ikan ini mati disebabkan tubo belerang dan kekurangan oksigen setelah curah hujan tinggi disertai angin kencang melanda daerah itu," katanya.
Sebelumnya, DKP Agam telah memberikan surat imbauan kepada petani agar mengurangi tebar benih ikan pada Agustus sampai Maret karena setiap tahun ikan di Danau Maninjau mati mendadak. Pada 2015 sebanyak 175 ton, pada 2014 sebanyak 655,85 ton, pada 2013 sebayak 20 ton.
Surat imbauan ini sering diberikan mengingat pada bulan itu curah hujan sangat tinggi disertai angin kencang.
Selain mengurangi tebar benih, DKP Agam juga mengimbau petani agar mengeser jarak keramba jaring apung dari bibir pantai dengan jarak 200 meter dengan kendalaman 10 meter, jarak antara keramba satu dengan keramba yang lain sekitar lima meter dan lainnya.
"Namun petani tidak mengiraukan imbauan tersebut, sehingga ribuan ton ikan milik mereka mati mendadak," tegasnya.(*/ant)
Editor :
Tag :#danaumaninjau #kabupatenagam
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KUNJUNGI SPPG AGAM, IRMAN GUSMAN DORONG EVALUASI DAN PENINGKATAN KUALITAS PROGRAM GIZI
-
DARI SAWAH NAGARI UNTUK KEMANDIRIAN NEGERI, NAGARI TALUAK IV SUKU PANEN RAYA SAWAH POKOK MURAH
-
PLN UID SUMBAR RESMIKAN PROGRAM TJSL BUDIDAYA LEBAH GALO-GALO DI HARI KESAKTIAN PANCASILA: DORONG UMKM, EKONOMI KERAKYATAN, DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN
-
TIM PKM UNAND BANTU BIMTEK DAN RE-REGISTRASI LAHAN SAYURAN SEHAT SEBANYAK 71 LAHAN DI NAGARI PAKAN SINAYAN, BANUHAMPU AGAM
-
TIM PKM UNAND JALIN KERJASAMA PEMASARAN DAN KOMERSIALISASI SAYURAN SEHAT DENGAN PT SINAR GALLUS INDONESI DI PAKAN SINAYAN, AGAM
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN
-
TABUAH: INGATAN SILUNGKANG
-
PELANTIKAN PWI & IKWI SUMBAR: LANGKAH MAJU, HARAPAN BARU, SEJARAH BARU
-
MAHASISWA KKN UNAND 2026 GELAR PENYULUHAN DAN PRAKTIK PEMBUATAN UMMB SEBAGAI SUPLEMENT TERNAK RUMINANSIA DI NAGARI LABUH, KECAMATAN LIMA KAUM, TANAH DATAR