HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Selasa, 16 Agustus 2022
Kepala DPK Yan Kas Bari : 15 Penyair Asia Tenggara Siap Unjuk Kebolehan
Pd. Panjang (Minangsatu) - Sebanyak 15 orang penyair se-Asia Tenggara serta 85 orang penyair nasional dan daerah, pada November 2022 mendatang siap unjuk kebolehan di Kota Padang Panjang dalam forum Temu Penyair se Asia Tenggara.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Padang Panjang, Yan Kas Bari, SE, Selasa (16/8/2022) siang.
"Saat ini kita tengah sibuk lakukan pertemuan dengan pihak terkait Pemko untuk langkah persiapan. Ternasuk dengan pusat dan provinsi," jelasnya.
"Harapan kita, dengan akan hadirnya ratusan tamu dari berbagai negara di samping lokal, tentu kita harapkan dukungan semua pihak. Insya Allah, urusan 15 negara telah telah nyatakan siap hadir. Dan nanti, di HJK Padang Panjang 2022 utusan penyair akan ikut tampil di gedung DPRD ramaikan HJK," tambah Yan Kas Bari.
Staf Ahli Setdako, Padang Panjang, Yas Edizarwin, SH menambahkan, kegiatan Temu Penyair se-Asia Tenggara ini juga miliki dampak ke sektor ekonomi, baik penginapan maupun kuliner dan cinderamata.
"Pasalnya, ivent tidak hanya skala lokal, juga internasional," tukuknya Edi.(*)
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KEJARI GELAR BAZAR RAMADAN, SEDIAKAN SEMBAKO MURAH
-
PEMKO–BPOM UJI 18 SAMPEL TAKJIL DI PASAR PUSAT, HASILNYA AMAN
-
NY. MARIA FERONIKA HENDRI PIMPIN PMI PADANG PANJANG GANTIKAN HERKI TONI
-
TRADISI BUKA RAMADAN DI MUSHALLA AN NUR SURAU BANCAH
-
ENAM DARI 10 UNIT HUNTAP DARI WILLIE SALIM DAN USTAZ DERY SULAIMAN DISERAHKAN
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL