HOME SOSIAL BUDAYA PROVINSI SUMATERA BARAT
- Kamis, 27 Desember 2018
Keluarga Besar RSUD Solok Kumpulkan Randang Dan Uang Untuk Korban Tsunami Banten Dan Lampung
Solok (Minangsatu) -- Sebanyak 27 kg randang , berhasil dihimpun dari sumbangan para karyawan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Solok untuk disumbangkan buat korban tsunami Banten dan Lampung.
Pagi ini, Kamis (27/12), bantuan tersebut diserahkan kepada Direktur RSUD Solok drg Ernoviana, M.Kes, untuk dikumpulkan ke BPBD Sumbar, di Padang.
Kepada Minangsatu, Ernoviana menuturkan bahwa bantuan dimaksud segera dikumpulkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat (Sumbar). "Sesuai arahan pimpinan, ini kita kumpulkan ke BPBD di Padang," tutur dia.
Bantuan randang dan uang itu, kata Ernoviana, adalah sumbangan spontan dari para karyawan. "Kita mengumpulkan pagi tadi, saat apel, lumayan lah jumlahnya," ujarnya, sambil menyebut bahwa rumah sakit tipe B milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar itu memiliki 700 lebih karyawan. Terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), karyawan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan sebagian merupakan karyawan outsourcing.
Dikatakan, sejak dulu memang sudah dibiasakan untuk ikut menyumbang bagi para korban bencana, dimanapun. Sebelum ini, RSUD Solok juga mengumpulkan sumbangan untuk korban tsunami Palu.
Sementara itu, sebagaimana diberitakan sebelumnya, atas arahan Gubernur Irwan Prayitno dan dikoordinasikan oleh Wakil Gubernur (Wagub) Nasrul Abit, berhasil dikumpulkan 700 kg lebih randang untuk disumbangkan buat korban tsunami Banten dan Lampung. "Targetnya satu ton minimal," ungkap Wagub Nasrul Abit. (ryx)
Editor :
Tag :Randang untuk Banten & Lampung
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
DUKUNG PEMBANGUNAN 1.000 LEBIH HUNTAP DI SUMBAR, PT SEMEN PADANG BEKALI 36 TUKANG DENGAN KEAHLIAN SEPABLOCK
-
KADIS KEBUDAYAAN SUMBAR "PUNG" WAFAT, GUBERNUR MAHYELDI SAMPAIKAN DUKA MENDALAM
-
GUBERNUR MAHYELDI LAPORKAN KELANGKAAN SOLAR DI SUMBAR KEPADA COO DANANTARA
-
GUBERNUR MAHYELDI: PKK HARUS HADIR MENJAWAB PERSOALAN KELUARGA DAN MASYARAKAT
-
GUBERNUR MAHYELDI: HINGGA 2026, SEBANYAK 164 WARISAN BUDAYA TAKBENDA ASAL SUMBAR TELAH DITETAPKAN SEBAGAI WBTBI
-
KALAU ALAM SUDAH MENEGUR, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
MEMAHAT MANUSIA, BUKAN MENUMPUK BETON: BERGURU KE SULAWESI TENGAH
-
MADING LEMBAGA MAHASISWA JURUSAN SASTRA MINANGKABAU RESMI DIAKTIFKAN KEMBALI
-
KAPAN TERAKHIR KE PASAR? CATATAN JURNALISTIK HENDRY CH BANGUN
-
MELAWAN ARUS ALGORITMA: KETIKA PERS SUMATERA BARAT MEMILIH MENGHARGAI "SUNYI" DI UJUNG NEGERI