HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI
- Kamis, 14 Agustus 2025
Kapolres Mentawai Pecahkan Rekor MURI Memasak 361,7 Kg Lobster, Angkat Wisata Kuliner Daerah
PADANG, (Minangsatu) — Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Mentawai di bawah komando AKBP Rory Ratno A, mencatat sejarah baru di dunia kuliner Indonesia.
Lewat event spektakuler Rancakbana Seribu Rasa Sejuta Pesona, jajaran Polres Mentawai sukses memasak 1.213 ekor lobster dengan total berat 361,7 kilogram, sekaligus memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Kegiatan yang digelar di Tuapeijat pada Selasa (12/8/2025) ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Mentawai. Tidak hanya menjadi ajang rekor, sajian lobster ini juga dibagikan secara langsung kepada warga yang hadir, menciptakan momen kebersamaan dan promosi kuliner khas daerah.
Tokoh masyarakat Kepulauan Mentawai, Awaluddin Kimin, mengapresiasi penuh keberhasilan Polres Mentawai dalam menggelar acara ini.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian aparat terhadap masyarakat, sekaligus mempromosikan kekayaan laut Mentawai ke tingkat nasional.
Hal senada disampaikan Ketua DPRD Kepulauan Mentawai, Ibrani Sababalat SH. Ia menyebut event ini sebagai pencapaian luar biasa yang patut dibanggakan.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Kapolres AKBP Rory Ratno beserta jajaran yang telah sukses menyelenggarakan acara ini. Masyarakat dapat langsung menikmati hasil laut kita, dan ini tentunya akan menambah citra positif pariwisata Mentawai,” ujarnya.
![]() |
Ibrani juga menegaskan, dengan pecahnya rekor MURI di Mentawai, daerah ini memiliki peluang lebih besar untuk dikenal sebagai destinasi wisata kuliner unggulan. Apalagi, bahan baku yang digunakan berasal langsung dari alam Mentawai, yang selama ini terkenal kaya akan hasil laut berkualitas tinggi.
Di sela kesibukannya mengatur jalannya kegiatan, Kapolres Kepulauan Mentawai AKBP Rory Ratno menjelaskan bahwa persiapan event ini telah dilakukan hampir satu bulan penuh.
Seluruh anggota dan Pejabat Utama (PJU) Polres terlibat aktif dalam prosesnya, mulai dari pengumpulan bahan baku hingga penyajian hidangan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, hasilnya sangat memuaskan. Kita berhasil memecahkan rekor MURI untuk memasak lobster terbanyak di Indonesia, bahkan melampaui catatan sebelumnya di NTT pada Februari 2025,” ujar Rory dengan bangga.
Kapolres juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kepulauan Mentawai, tokoh masyarakat, dan semua pihak yang telah mendukung acara ini, baik secara langsung maupun tidak langsung.
“Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan yang mengangkat nama Mentawai,” tambahnya.
Event ini diharapkan menjadi magnet baru bagi wisatawan untuk datang ke Mentawai, tidak hanya menikmati panorama alamnya yang memukau, tetapi juga mencicipi kuliner lautnya yang segar dan autentik.
Dengan keberhasilan memecahkan rekor MURI, Mentawai semakin mengukuhkan diri sebagai destinasi rancak bana dengan sejuta pesona. (*)
Editor : Benk123
Tag :#mentawai
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
SATGAS TMMD KE-130 GELAR DUA PENYULUHAN KESEHATAN BAGI SISWA SMA PENABUR BERKAT MENTAWAI
-
PLT. KAPOLRES KEP.MENTAWAI AKBP NENDRA MADYA TIAS, AJAK JEMAAT GKLI KATIET PERKUAT SINERGI JAGA KAMTIBMAS MELALUI MINGGU KASIH
-
SATGAS TMMD KE-130 KODIM 0319/MENTAWAI LAKSANAKAN IBADAH MINGGU DI GEREJA METHODIST INDONESIA SIPORA JAYA
-
DUKUNG KETAHANAN PANGAN, SATGAS TMMD KE-130 TAHUN 2026 MENTAWAI LAKUKAN PENANAMAN JAGUNG DI LAHAN 1 HEKTARE
-
HADIRKAN KEMBALI BUDAYA GOTONG ROYONG UNTUK MASYARAKAT, GORO BERSAMA WARGA BUKIT PAMEWA BERSIHKAN RUMPUT LIAR DILAKUKAN SATGAS TMMD KE 130 KODIM 0319/MENTAWAI
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU
-
WAYANG SAWAHLUNTO MENGANGKAT KISAH TAMBANG OMBILIN DENGAN BAHASA TANGSI
-
ALU KATENTONG PADANG LAWEH, KESENIAN PEREMPUAN MINANGKABAU YANG LAHIR DARI AKTIVITAS MENUMBUK PADI
-
BAREH RANDANG PAYAKUMBUH PUNYA RASA MANIS DAN BERBEDA DARI RENDANG DAGING
-
KATUPEK GULAI PAKU, SAJIAN KHAS PESISIR MINANGKABAU DENGAN KUAH SANTAN DAN PAKIS
