- Kamis, 30 April 2026
Kalah Lagi Di Kandang, Jalan Bertahan SPFC Semakin Hilang
Kalah Lagi di Kandang, Jalan Bertahan SPFC Semakin Hilang
Padang (Minangsatu) - Sekiranya menang atas Madura United, harapan jalan untuk bertahan di BRI Super League musim mendatang masih ada. Tapi apa hendak di kata, meski main di kandang sendiri, Kabau Sirah tak bisa jua menang.
Menghadapi Laskar Sape Kerab, Rabu (29/4/2026) sore WIB, di Stadion Haji Agus Salim, Semen Padang kalah 0-1. Gol kemenangan Madura dicetak oleh J. Brandao pada menit ke-15.
Hasil minor kesekian yang hampir memastikan Tim Urang Awak turun kasta musim depan. Rosad Setiawan cs 'betah' di posisi 17 dengan poin tak kunjung berubah, yaitu 20 poin.
Sedang kemenangan membuat Madura semakin berdarah untuk berjuang selamat dari degradasi. Madura United naik ke posisi ke-15 dengan 29 poin.
Jalanya Pertandingan
Peluang pertama hadir lewat tendangan bebas Kianz Froesse di lima menit awal, namun belum membahayakan gawang Madura United yang dijaga mantan pemain Semen Padang FC, Dicky Indriyana.
Serangan demi serangan terus dibangun, termasuk kerja sama Ravy Tsouka dan Froesse di menit ke-6 yang masih mampu dipatahkan lini belakang tim tamu.
Pada menit ke-9, peluang emas kembali terbuang setelah Froesse terlambat mengirim umpan kepada Firman Juliansyah yang berdiri bebas.
Petaka datang di menit ke-14. Madura United sukses membuka keunggulan melalui sundulan Brandao yang memanfaatkan umpan silang Sandro dari sisi kiri. Skor berubah menjadi 0-1.
Tertinggal satu gol, Semen Padang FC mencoba bangkit, namun hingga menit ke-22 belum mampu menembus pertahanan rapat Laskar Sape Kerrab. Tim tamu sempat mengancam kembali melalui sepak pojok di menit ke-24, tetapi belum berbuah gol.
Semen Padang FC sempat menyamakan kedudukan di menit ke-30 lewat Guillermo Fernandes setelah menerima umpan matang dari Ravy Tsouka. Namun, wasit menganulir gol tersebut usai meninjau VAR.
Peluang emas kembali didapat tuan rumah di menit ke-38, tetapi gagal dimaksimalkan. Menjelang akhir babak pertama, Madura United hampir menambah keunggulan melalui Brandao, namun sepakannya melambung. Skor 0-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Semen Padang FC melakukan dua pergantian pemain. Arthur Augusto digantikan Rendy Oscario di bawah mistar, sementara Jaime Giraldo ditarik keluar dan digantikan Ricky Ariansyah.
Namun, justru Madura United yang langsung mengancam di menit ke-48. Beruntung, Rendy Oscario mampu melakukan penyelamatan penting.
Hingga menit ke-55, Semen Padang FC masih kesulitan mengembangkan permainan. Tim Kabau Sirah tampak kebingungan dan kerap melakukan kesalahan elementer, sementara Madura United lebih dominan dalam menekan.
Meski beberapa peluang berhasil diciptakan, efektivitas menjadi masalah utama. Sepakan Firman Juliansyah di menit ke-60 masih mampu ditepis Dicky Indriyana.
Empat menit berselang, Maicon yang masuk sebagai pemain pengganti hampir mencetak gol setelah menerima umpan dari Ravy Tsouka, namun kembali digagalkan Dicky.
Peluang dari situasi bola mati juga belum membuahkan hasil. Sepakan Firman Juliansyah dari tendangan sudut Maicon masih melenceng jauh dari gawang.
Memasuki menit ke-80, permainan Semen Padang FC terlihat kehilangan intensitas. Serangan yang dibangun dengan mudah dipatahkan lini belakang Madura United.
Upaya Ricky Ariansyah lewat tendangan jarak jauh juga belum menemui sasaran. Madura United sempat mengancam lewat sepakan Nufiandani, namun masih bisa diamankan Rendy Oscario.
Di masa injury time, Semen Padang FC mencoba menekan, tetapi tetap kesulitan menembus pertahanan lawan. Peluang emas terakhir melalui Maicon de Souza pun terbuang sia-sia. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap 0-1 untuk kemenangan Madura United.
Editor : melatisan
Tag :Kalah Lagi di Kandang, Jalan Bertahan SPFC Semakin Hilang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
MAIN TERAKHIR DI KANDANG, SEMEN PADANG FC KALAH 'GADANG'
-
KURSUS WASIT SEPAKBOLA MINI KSMI SUMBAR DISERBU PEMINAT, KUOTA 100 PESERTA LANGSUNG PENUH
-
KONI SUMBAR BERIKAN PENGHARGAAN KEHORMATAN UNTUK MUNANDAR MASKA DAN THIO HOK SENG
-
TIDAK LOLOSNYA PSPP PADANG PANJANG KE PUTARAN NASIONAL LIGA 4 DIPERTANYAKAN ANDRE ROSIADE
-
LAGA TERAKHIR HOME SEMEN PADANG FC, IMRAN NAHUMARURY TEGASKAN TIM TETAP PROFESIONAL HADAPI PERSEBAYA
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG