HOME PENDIDIKAN PROVINSI SUMATERA BARAT
- Kamis, 24 Oktober 2019
Kadisdik Sumbar Apresiasi "Bau Mesiu, H. Abdul Manan Dan Perang Kamang 1908"
Padang (Minangsatu) - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Adib Alfikri, SE, M. Si memberikan apresiasi yang tinggi terhadap buku berjudul "Bau Mesiu, H. Abdul Manan dan Perang Kamang 1908" karya Irwan Setiawan, S. Pd.
Bertempat di ruang Kepala Dinas Pendidikan, Kamis (24/10), Adib menyambut kehadiran Penulis Buku Perang Kamang Irwan Setiawan dengan wajah berseri-seri penuh kebanggaan. "Atas nama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, kami sangat mengapresiasi karya Bapak Irwan Setiawan. Sebagai seorang guru karya beliau layak dijadikan referensi baik untuk PBM di sekolah maupun kajian ilmiah Sejarah," ulas Adib saat menerima langsung buku tersebut dari penulisnya.
Ditambahkan Adib, apa yang telah diperbuat oleh Irwan Setiawan lebih dari sekedar pencurahan ide, namun juga sebuah dedikasi yang tinggi terhadap dunia pendidikan khususnya yang bernuansa kedaerahan. "Guru-guru sejarah Sumatera Barat harus lebih memotivasi diri agar mampu melahirkan buku-buku sejarah lokal yang mengembangkan sisi sejarah keminangkabauan," harapnya.
Sementara itu Irwan Setiawan sangat berterima kasih akan tanggapan positif Kepala Dinas Pendidikan. "Ternyata Bapak Kadis hobi membaca buku bernuansa sejarah. Tanggapan positif dari beliau membuat saya merasa termotivasi untuk berusaha mencari materi baru guna dikembangkan menjadi sebuah buku atau karya lain," katanya.
Ditambahkan Irwan, salah satu tujuan penulisan Buku Perang Kamang adalah untuk lebih mengenalkan ketokohan Pahlawan Perang Kamang. "Kita berharap agar ketokohan H. Abdul Manan dalam Perang Kamang bisa lebih dikenal di tingkat provinsi bahkan melanjut ke Nasional. Semoga kita menjadikan ketokohan beliau sebagai pembelajaran untuk berjuang demi kebaikan negeri," ujarnya.
Buku Bau Mesiu, H. Abdul Manan dan Perang Kamang 1908 ditulis oleh Irwan Setiawan, Guru Mata Pelajaran Sejarah Indonesia SMK Negeri 1 Baso. Buku ini telah terbit sejak bulan September 2019 lalu dan cukup banyak diminati oleh peminat baca sejarah lokal Sumatera Barat. Hingga saat ini buku tersebut sudah habis terjual sebanyak 260 eksemplar.
Editor : melatisan
Tag :#buku perang Kamang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
DIKLAT PASKIBRAKA SUMBAR DIBUKA, MAHYELDI : INI WADAH PEMBENTUKAN KARAKTER CALON PEMIMPIN BANGSA
-
GUBERNUR MAHYELDI AJAK SEMUA PIHAK PENUHI HAK ANAK SEBAGAI INVESTASI MENUJU INDONESIA EMAS 2045
-
MAHYELDI AJAK KAMPUS JADIKAN HIBAH BUKU SASTRA TAMIL MEDIA PENGUAT RISET DAN PELESTARIAN WARISAN MINANGKABAU
-
GERAKAN AYAH MENGANTAR ANAK KE SEKOLAH DIGULIRKAN, SEKDAPROV SUMBAR AJAK ASN JADI TELADAN DALAM PENGASUHAN
-
PEMPROV SUMBAR: KESIAPSIAGAAN BENCANA HARUS MENJADI ATENSI BERSAMA
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG
-
MENJAGA NILAI ABS-SBK DI TENGAH FENOMENA LGBT DI SUMATERA BARAT: ANTARA TANTANGAN SOSIAL, MORAL, DAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA
-
MENZIARAHI AKAR SEJARAH SEMEN PADANG FC DI LAWANG