HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Minggu, 24 Oktober 2021
Kadis Perkim LH Alvi Sena: Jangan Buang Sampah Ke Selokan
Pd. Panjang (Minangsatu) - Kepala Dinas Permahan Pemukiman & Lingkungan Hidup (Perkim LH) Kota Padang Panjang, Alvi Sena, ST, menghimbau warga untuk tidak membiasakan diri membuang sampah ke selokan atau jaringan tali bandar (drainase).
Pasalnya, selain berdampak penyumbatan juga akan menimbulkan banjir manakala terjadi curah hujan tinggi.
"Warga perlu menyadari, jika Padang Panjang identik dengan hujan. Cuaca kota ini sulit diprediksi," ujar Alvi Sena, Sabtu kemaren saat ditemui di lapangan.
Diakuinya, jika di sebagian warga membuang sampah keselokan masih jadi kebiasaan. "Buktinya, hari ini kita bersih satu selokan, esok hari sudah terjadi lagi tumpukan sampah. Ujung-ujungnya, manakala hujan turun muncul banjir akibat selokan dipenuhi sampah," tukuk Alvi.
"Seiring datangnya musim penghujan, kita himbau warga untuk membuang sampah pada lokasi atau tempat tempat sampah telah disediakan guna memudahkan petugas kita mengangkut ke lokasi pembuangan akhir. Untuk penanganan sampah, kita saban hari tidak hanya terjunkan puluhan petugas K. 3, juga sejumlah armada truk sampah dan bentor," tegas Alvi.*
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMKO–BPOM UJI 18 SAMPEL TAKJIL DI PASAR PUSAT, HASILNYA AMAN
-
NY. MARIA FERONIKA HENDRI PIMPIN PMI PADANG PANJANG GANTIKAN HERKI TONI
-
TRADISI BUKA RAMADAN DI MUSHALLA AN NUR SURAU BANCAH
-
ENAM DARI 10 UNIT HUNTAP DARI WILLIE SALIM DAN USTAZ DERY SULAIMAN DISERAHKAN
-
BAZNAS SALURKAN RP545 JUTA ZAKAT PROGRAM PENDIDIKAN, KESEHATAN, DAN EKONOMI MUSTAHIK
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL