HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN LIMAPULUH KOTA
- Kamis, 17 November 2016
Jenazah Tan Malaka Akan Dipindahkan Ke Kabupaten Limapuluh Kota
Kediri (Minangsatu) - Jenazah Sutan Ibrahim gelar Datuk Tan Malaka atau Tan Malaka yang dimakamkan di Desa Selopanggung Kabupaten Kediri, Jawa Timur rencananya dipindah ke Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, tempat kelahirannya.
Wakil Bupati Kabupaten Lima Puluh Kota Ferizal Ridwan saat di Kediri, mengemukakan dirinya jauh-jauh dari Sumatera Barat ke Kediri, karena mendapatkan tugas dari Bupati, melakukan penjajakan serta ziarah ke makam Tan Malaka.
"Kami ke Kediri dalam rangka penjajakan, dan sebelumnya dari keluarga Tan Malaka punya keinginan untuk pemindahan makam ke Lima Puluh Kota (Kabupaten Lima Puluh Kota)," katanya ditemui di rumah Ketua DPC PKB Kota Kediri Oeing Abdul Muid di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Kamis.
Ia juga sudah meninjau langsung lokasi makam Tan Malaka di Desa Selopanggung Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. Rencananya, Pemkab Lima Puluh Kota juga akan komunikasi secara resmi dan langsung baik dengan Pemkab Kediri, Pemprov Jatim, sampai pusat terkait dengan rencana pemindahan jenazah itu.
Pihaknya bahkan sudah membuat rencana untuk pemindahan jenazah, termasuk pengurusan administrasi. Sebelum pemindahan itu, rencananya akan ada prosesi penjemputan mirip dengan kirab yang dimulai 15 Januari 2017 dan direncanakan sampai 21 Februari 2017.
Selama prosesi penjemputan yang dilakukan lewat darat itu, rombongan juga melakukan napak tilas perjuangan Tan Malaka di beberapa titik, dan diharapkan pada April 2017 pemindahan jenazah bisa dilakukan.
Ferizal menambahkan, Tan Malaka adalah sosok pemangku adat, sehingga sesuai dengan adat, tempat pemakaman dianjurkan di tempat ia dilahirkan, di Nagari Pandam Gadang, Suliki, Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Keluarga juga menolak pemindahan makam ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Jakarta.
Walaupun keluarga berniat memindahkan jenazah Tan Malaka, Ferizal menegaskan pemindahan ini bukan berarti melepaskan hubungan dan silaturahim di antara dua daerah. Hubungan di antara dua daerah ini tetap tidak bisa dipisahkan dan akan terus terkait.(*)
Editor :
Tag :#KabupatenLimapuluhKota
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
DIUMUMKAN PADA HARI PAHLAWAN, SEJUMLAH TOKOH BERPENGARUH JADI DEWAN PEMBINA DAN PENGURUS YPP-PDRI PERIODE 2026-2031
-
SOSOK POLISI INSPIRATIF DAN KOLABORATIF, KAPOLRES 50 KOTA DIANUGRAHI PENGHARGAAN OLEH PWI SUMBAR
-
DARI INSAN PLN UNTUK SESAMA: TEBAR BERKAH DAGING HADIRKAN SENYUM WARGA HUNTARA GUNUNG OMEH
-
MASYARAKAT, BPBD, TNI-POLRI BERSIHKAN POHON YANG TUTUP ALIRAN SUNGAI LIMAPULUH KOTA
-
DALAM SEMANGAT IDUL FITRI 1447 H, PLN PASTIKAN LISTRIK ANDAL DI HUNTARA KOTO TINGGI, PERCEPAT PEMULIHAN DAN BANGKITKAN HARAPAN WARGA
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL
-
SEMEN PADANG FC DAN BAN KAPTEN: KETIKA PENGALAMAN SAJA TAK CUKUP, KABAU SIRAH BUTUH JIWA YANG MENGIKAT
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU
-
WAYANG SAWAHLUNTO MENGANGKAT KISAH TAMBANG OMBILIN DENGAN BAHASA TANGSI