HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN AGAM
- Jumat, 5 Desember 2025
Jembatan Darurat Semen Padang Peduli Di Salareh Aia Diapresiasi Gubernur, Bupati, Dan Warga
Jembatan Darurat Semen Padang Peduli di Salareh Aia Diapresiasi Gubernur, Bupati, dan Warga
Agam (MInangsatu) — Jembatan darurat yang dibangun PT Semen Padang melalui program Semen Padang Peduli untuk menghubungkan Koto Alam dan Batu Kambing di Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, terus dimanfaatkan ratusan warga. Kehadiran jembatan tersebut menjadi bentuk komitmen perusahaan yang merupakan bagian dari PT Semen Indonesia (Persero) TBk atau SIG dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
Dari pantauan di lokasi pada Kamis (4/12/2025), warga kampung seberang Koto Alam mulai memanfaatkan jembatan itu untuk menjemput berbagai bantuan yang datang. Setelah menerima bantuan logistik, mereka kembali ke rumah masing-masing dengan melintasi jembatan tersebut.
Salah seorang warga, Upik, mengaku sangat terbantu dengan jembatan darurat yang kini berdiri lebih baik dari sebelumnya. “Alhamdulillah jembatan sudah selesai dan bisa digunakan. Terima kasih PT Semen Padang,” ujarnya.
Jembatan darurat ini juga mendapat apresiasi dari Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Bupati Agam Benni Warlis yang meninjau lokasi bersama Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal.
Gubernur Mahyeldi menyampaikan terima kasih atas kepedulian PT Semen Padang terhadap masyarakat yang tertimpa bencana.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang,” katanya saat berbincang dengan Koordinator Lapangan Semen Padang Peduli, Hendra Wayan.
Bupati Agam Benni Warlis turut menyampaikan apresiasi serupa. “Alhamdulillah, atas nama pemerintah daerah kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada PT Semen Padang yang telah banyak membantu, mulai dari sembako, peralatan, hingga jembatan darurat. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat dan dibalas oleh Allah SWT,” ujarnya.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan bahwa bantuan jembatan darurat tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kondisi masyarakat yang tengah berjuang memulihkan kehidupan pascabencana.
“Terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Bagi kami, yang terpenting adalah bagaimana kehadiran PT Semen Padang dapat membantu warga kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih aman dan nyaman. Kami lahir dan tumbuh di Sumbar, sehingga saat masyarakat menghadapi musibah, membantu mereka bangkit adalah tanggung jawab moral kami,” ujar Win.
Ia menegaskan bahwa pembangunan jembatan darurat ini merupakan langkah cepat perusahaan untuk mendukung percepatan pemulihan di wilayah terdampak.
“Harapan kami, keberadaan jembatan ini dapat memperlancar mobilitas warga, distribusi bantuan, dan aktivitas ekonomi, sehingga proses recovery pascabencana bisa berjalan lebih cepat dan lebih baik,” kata Win.
Win menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan Asta Cita Presiden RI, khususnya poin kelima mengenai peningkatan kualitas lingkungan hidup dan poin ketujuh tentang penguatan ketahanan bencana.
“Kami berharap kehadiran relawan dapat mempercepat pemulihan pascabencana,” tutupnya.
Editor : melatisan
Tag :Jembatan Darurat, Semen Padang, Peduli , Salareh Aia
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
TERANG MENYAPA NAGARI, PLN PERCEPAT ELEKTRIFIKASI HINGGA PELOSOK KABUPATEN AGAM
-
GUNAKAN SEPABLOCK, BNPB PERLUAS PEMBANGUNAN HUNTAP KE LIMAPULUH KOTA DAN AGAM
-
WAGUB SUMBAR SERAHKAN BANTUAN BEDAH RUMAH DI AGAM DAN BUKITTINGGI
-
ANTISIPASI LONJAKAN KENDARAAN LEBARAN, PEMKAB AGAM PETAKAN JALUR ALTERNATIF
-
SALUT, AHMAD FADHIL SISWA SMKN 1 BASO RAUP RP 200 RIBU PERHARI DARI JUALAN TAKOYAKI
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG
-
MEMPERCEPAT PEMULIAAN UNTUK MASA DEPAN KOPI SUMATERA BARAT YANG BERKELANJUTAN
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"