HOME BIROKRASI KOTA PADANG PANJANG
- Kamis, 4 September 2025
Jaga Stabilisasi Harga Pangan, Pemko Intens Lakukan Pengawasan
Pd Panjang (Minangsatu) - Pemko Padang Panjang, menegaskan komitmennya menjaga stabilisasi harga pangan, khususnya beras, di tengah potensi kenaikan harga yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat.
Wakil Wali Kota, Allex Saputra menyampaikan hal tersebut, usai mengikuti rapat koordinasi secara virtual bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pertanian, Kamis (4/9/2025) kemaren di Rumah Dinas Wali Kota.
“Ketersediaan beras di Padang Panjang masih aman dan terkendali. Namun, kenaikan harga tetap harus diantisipasi karena beras merupakan komoditas strategis. Oleh sebab itu, Pemko akan lebih intens melakukan pengawasan agar harga tetap stabil,” ujar Allex.
Sejalan dengan kebijakan Pemerintah Pusat, beras medium disalurkan melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan harga Rp13.100 per kilogram.
Sementara Kepala Dinas Pangan dan Pertanian, Ade Nafrita Anas menambahkan, Pemko sebelumnya telah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) pada 30 Agustus lalu dengan harga beras yang sama.
“Sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah, diharapkan mampu menjaga harga beras tetap stabil, sehingga kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi dengan harga terjangkau,” terang Ade. (*)
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PADANG PANJANG RAIH TERBAIK III NASIONAL PARASAMYA KARYA KENCANA 2026
-
KI SUMBAR APRESIASI TATA KELOLA INFORMASI PUBLIK PEMKO PADANG PANJANG
-
PERKUAT EKONOMI, PEMKO PADANG PANJANG IKUTI RAKOR BERSAMA WAMENDAGRI
-
PENUTUPAN FESTIVAL LITERASI _IV 2026 DIHIBUR ARTIS MINANGSATU SDHIM MF.
-
PEMKO PADANG PANJANG DAN NINIAK MAMAK PERKUAT SINERGI PEMANFAATAN TANAH ULAYAT.
-
KEADILAN INSTAN: DIBALIK SERUAN “NO VIRAL NO JUSTICE”
-
DUA KEMENANGAN KABAU SIRAH, SAATNYA MERAJUT KEMBALI KEPERCAYAAN YANG SEMPAT RETAK
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL