HOME AGAMA KABUPATEN SOLOK SELATAN
- Kamis, 5 November 2026
Jaga Kredibilitas MTQ, Ketua LPTQ Solsel Tekankan Profesionalitas Dewan Hakim
Sangir Jujuan (Minangsatu) – Menjaga kualitas penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tidak hanya ditentukan oleh kemampuan para peserta, tetapi juga integritas dan profesionalitas dewan hakim dalam memberikan penilaian.
Hal tersebut menjadi perhatian Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Solok Selatan, H. Yulian Efi, saat melantik dewan hakim dan panitera MTQ Nasional ke-42 tingkat Kabupaten Solok Selatan Tahun 2026, Rabu (4/11/2026).
Dalam arahannya, Yulian Efi menegaskan bahwa tugas dewan hakim bukanlah tanggung jawab ringan. Setiap keputusan yang diambil memiliki konsekuensi terhadap hasil musabaqah sekaligus perjalanan para peserta dalam menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Karena itu, ia meminta seluruh dewan hakim menjalankan tugas dengan menjunjung tinggi objektivitas, kecermatan, dan konsistensi dalam menerapkan pedoman penilaian.
Menurutnya, prinsip tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas dan kredibilitas pelaksanaan MTQ, sehingga setiap peserta memperoleh penilaian sesuai dengan kemampuan dan ketentuan yang berlaku.
Sebagai Ketua LPTQ, Yulian Efi juga menekankan bahwa penyelenggaraan MTQ harus ditempatkan dalam kerangka pembinaan Al-Qur’an yang lebih luas. Kegiatan ini tidak semata-mata menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk melihat perkembangan pembinaan serta menggali potensi peserta di berbagai bidang keilmuan Al-Qur’an.
Pada pelaksanaan MTQ ke-42 tahun ini, terdapat sembilan cabang dengan 15 golongan musabaqah. Cakupan tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan, mulai dari membaca dan menghafal hingga memahami kandungan Al-Qur’an serta bidang ilmu dan seni lainnya.
Yulian Efi berharap, penyelenggaraan MTQ dapat berjalan seiring dengan penguatan pembinaan yang terarah dan berkesinambungan. Pembinaan tersebut harus terus berlangsung di masjid, musala, rumah tahfiz, pondok pesantren, madrasah, sekolah hingga lingkungan keluarga.
Dengan demikian, keberhasilan MTQ tidak hanya dilihat dari siapa yang keluar sebagai juara, tetapi juga dari semakin berkembangnya kemampuan generasi muda dalam membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.(vino/solsel)
Editor : melatisan
Tag :Jaga Kredibilitas MTQ, Ketua LPTQ Solsel Tekankan Profesionalitas Dewan Hakim
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
MTQ KE-42 SOLOK SELATAN RESMI DIBUKA, 253 PESERTA SIAP TUNJUKKAN KEMAMPUAN TERBAIK
-
SAMBUT TAHUN BARU ISLAM DAN JAMAAH HAJI, PEMKAB SOLOK SELATAN TEKANKAN MUHASABAH DAN EVALUASI PEMBANGUNAN
-
IDUL ADHA 1447 H, KHAIRUNAS SERUKAN KEPEDULIAN SOSIAL DAN GOTONG ROYONG BANGUN SOLOK SELATAN
-
SAFARI RAMADHAN DI LIKI: MAHYELDI BAWA KABAR SEKOLAH GRATIS, KHAIRUNAS TEGASKAN KOLABORASI BANGUN SOLOK SELATAN
-
SAFARI RAMADHAN JADI MOMENTUM BESAR: KHAIRUNAS PASTIKAN PROGRAM UNGGULAN KIAN SEMPURNA DAN TEPAT SASARAN
-
KEADILAN INSTAN: DIBALIK SERUAN “NO VIRAL NO JUSTICE”
-
DUA KEMENANGAN KABAU SIRAH, SAATNYA MERAJUT KEMBALI KEPERCAYAAN YANG SEMPAT RETAK
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL