- Sabtu, 2 Mei 2020
Indra Catri: OTG Positif Covid-19 Di Padang Tarok Berstatus Warga Payakumbuh
Agam (Minangsatu) - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyatakan bahwa orang tanpa gejala (OTG) positif corona virus disease 2019 (Covid-19) yang disebut sebagai seorang warga Padang Tarok, Kecamatan Baso sesungguhnya berstatus warga Payakumbuh.
"Berdasarkan kartu tanda penduduk yang dimiliki, beliau berstatus warga Payakumbuh berisial J (62) menetap di Agam," ujar Bupati Agam, Dr Indra Catri Dt Malako Nan Putiah, didampingi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Agam, Khasman Zaini, Sabtu (2/5) di Posko GTP2 Covid-19 Agam, Lubuk Basung.
Dijelaskan, OTG tersebut tercatat berdomisili di Kelurahan Nunang Daya Bangun, Kecamatan Payakumbuh Barat. Namun, sejak ditinggal almarhumah istrinya, beberapa tahun belakangan sekitar 3 kali seminggu beliau pulang ke Padang Tarok dan menginap dirumah anaknya.
"OTG tersebut dinyatakan positif terpapar Covid-19 berdasarkan hasil swab yang diambil dan dikirim oleh Pemerintah Kota Payakumbuh ke labor Unand Padang," ujarnya lagi.
Keseharian OTG itu berjualan rokok, membawa ojek, dan menjadi sopir di Kota Payakumbuh. "Yang bersangkutan pernah kontak dengan salah seorang pasien positif di Payakumbuh inisial HEM (pemilik toko sport) di Payakumbuh," katanya.
Berdasarkan hasil tracking dari HEM, salah satunya ditemukan nama J. Kemudian J diambil swabnya oleh jajaran Pemko Payakumbuh dan hasil labornya dinyatakan positif.
“Saat ini yang bersangkutan sudah dirawat di RSAM Bukittinggi bersama dua orang anaknya. Sedangkan orang yang terkontak langsung lainnya dengan beliau sebanyak 4 orang yakni kakak isteri, anak kakak istrinya, dan kakak laki-laki istrinya serta satu orang temannya langsung di isolasi ditempat Karantina Badan Diklat Depdagri di Baso," ungkapnya.
Ia berharap, semuanya belum terpapar dan melakukan banyak kontak langsung dengan masyarakat disekitarnya. "Kami berharap tentunya rantainya interaksinya di Agam belum terlalu panjang dan melebar," ungkapnya.
Dalam hal ini, Indra Catri mengakui bahwa pertahanan Agam menghadang corona berbasis nagari mulai jebol. Tidak tertutup kemungkinan diperpanjang pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Melihat kondisi yang berkembang, Indra Catri meminta seluruh jajarannya untuk segera serta terus melakukan monitoring, tracking terhadap pergerakan Junaidi dan keluarganya beberapa hari sebelumnya.
“Minotor dan tuntaskan proses trackingnya. Kita tak mau kecolongan dan ambil resiko. Setelah itu kita akan ambil tindakan-tindakan penanganan dan sekaligus memperlihatkan kepada masyarakat bahwa ancaman penyebaran virus corona itu sangat dahsyat, sangat nyata, sekaligus bisa dijadikan argumen untuk melanjutkan PSBB tahap II,” ulas Indra Catri.
Editor : sc.astra
Tag :#otg #agam
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
AGAM KEMBALI MENYALA, SISTEM KELISTRIKAN SUMBAR PULIH 100% PASCABENCANA
-
SAMBUT HARI PAHLAWAN, PLN UID SUMATERA BARAT DORONG PETANI AGAM GUNAKAN ENERGI BERSIH LEWAT PROGRAM TJSL ELEKTRO MOTOR KILANG TEBU
-
PLN HADIRKAN ENERGI UNTUK PENDIDIKAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI AGAM, SEMARAKKAN SEMANGAT HARI PAHLAWAN
-
PLN DORONG TRANSISI ENERGI DI SEKTOR PERTANIAN SEBAGAI MOTOR PENGGERAK EKONOMI MELALUI SOSIALISASI HULLER LISTRIK DI KABUPATEN AGAM
-
KOLABORASI PLN DAN MITRA WUJUDKAN PERUMAHAN BERKUALITAS, PENGGERAK EKONOMI RAKYAT DI AGAM
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK