HOME BIROKRASI KOTA PAYAKUMBUH
- Selasa, 13 Juli 2021
Ikuti Rapat Penanganan Covid-19, Wako Payakumbuh Minta Tambahan Stok Vaksin
Payakumbuh, (Minangsatu) - Pemerintah Kota Payakumbuh mengikuti rapat antar Pemerintah kabupaten/kota dan Instansi lainnya yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Sumatra Barat via Zoom Meting, Senin (12/7) dari Ruang Pertemuan Randang, Kantor Balai Kota Payakumbuh.
Rapat tersebut dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri RI Nomor 17 Tahun 2021 tanggal 5 Juli 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat
(PPKM) berbasis Mikro dan mengoptimalkan posko penanganan di tingkat Desa dan Kelurahan, guna untuk pengendalian penyebaran Covid-19.
Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy mengatakan, perlu adanya langkah-langkah cepat, tepat, fokus, terpadu, dan sinergis antar pemerintah provinsi, kabupaten/kota, instansi dan lembaga terkait terutama daerah yang memiliki lokasi wisata.
"Dengan kembali meningkatnya penyebaran covid-19 khususnya di provinsi Sumbar, diharapkan seluruh bupati/walikota melakukan langkah cepat dan berfokus kepada penanganan covid-19. Mulai dari disiplin melaksanakan protokol kesehatan sampai kepada menggencarkan dan mensukseskan vaksinasi di daerah masing-masing," kata Wagub Audy.
Ditambahkan, saat ini sudah ada beberapa daerah di provinsi Sumbar yang melakukan pengetatan kembali dengan menutup tempat wisata.
"Kami memberikan ruang kepada bupati/ wali kota untuk menentukan sikap menutup atau tidak objek wisata di daerahnya masing-masing. Setelah sebelumnya kita juga telah memberikan ruang kepada bupati/wali kota untuk mengambil sikap meliburkan sekolah-sekolah," kata Audy.
Audy mengatakan, untuk memaksimalkan penanganan Covid-19, perlu adanya koordinasi dan sinergitas antar daerah untuk mengatasi dan menekan penyebaran covid-19.
"Semoga wabah ini segera berlalu, bersama kita saling bahu membahu untuk mengatasi pandemi ini agar keadaan dan ekonomi masyarakat kembali seperti sediakala," pungkas Audy.
Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi mengatakan saat ini kota Payakumbuh sangat gencar dalam melaksanakan vaksinasi, pasalnya saat ini di Kota Payakumbuh stok vaksin sudah habis. Ini membuktikan bahwa Kota Payakumbuh berhasil dalam mensukseskan vaksinasi.
"Kami sudah kehabisan vaksin. Mohon kiranya Pemprov dibantu kalau ada stok vaksin yang bisa diberikan untuk Kota Payakumbuh. Kemarin kami dibantu sekitar 500 dosis dari TNI. Dan saat ini Kota Payakumbuh tidak ada lagi stok vaksin," ujar Riza
Ditambahkan Riza, saat ini pihaknya telah membuat Perwako terkait bantuan sembako yang akan diberikan kepada pesien covid-19 yang menjalani isolasi mandiri.
"Kami membuat Perwako terkait dengan bantuan sembako untuk para penderita covid yang isolasi mandiri, ini yang kami perwakokan dan harus ada harmonisasi ke provinsi. Diharapkan kepada bapak wakil gubernur untuk dapat menindaklanjuti perwako yang telah kami kirimkan," terang Riza.
Diakhir rapat, Riza menyampaikan akan merencanakan penyekatan untuk penduduk lokal yang melakukan pergerakan keluar daerah dan juga sebaliknya untuk lebih memonitor perkembangan covid 19 dimana saat ini varian delta sudah memasuki Sumatera Barat.
"Alhamdulillah perkembangan covid di Payakumbuh berada di zona kuning, kami mengusahakan pergerakan penduduk lokal yang mengalami pergerakan keluar daerah dan juga sebaliknya, direncanakan untuk dilakukan penyekatan demi meminimalisir penyebaran covid-19 di Kota Payakumbuh," pungkasnya.*
Editor : Benk123
Tag :#payakumbuh
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMKO PAYAKUMBUH BONGKAR 20 BANGUNAN MELANGGAR
-
PAYAKUMBUH DINOBATKAN SEBAGAI PENYERAH PIUTANG TERBAIK 2026
-
BANTUAN PRESIDEN PRABOWO DISALURKAN KEPADA 30 WARGA PAYAKUMBUH
-
168 WARGA BINAAN LAPAS PAYAKUMBUH TERIMA REMISI, 4 ORANG BEBAS
-
UPACARA PERINGATAN HUT RI KE-81 BERLANGSUNG KHIDMAT DI PAYAKUMBUH
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG