- Kamis, 12 September 2019
Hebat...! DPD RI Terima Opini WTP Tigabelas Kali Berturut-Turut
Jakarta (Minangsatu) – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menerima predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-13 kalinya berturut-turut atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2018 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
Penghargaan Opini WTP tersebut diterima secara langsung oleh Ketua DPD RI, Oesman Sapta, dari Menteri Keuangan, Sri Mulyani, di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan hari Kamis (12/9).
Menurut Sekretaris Jenderal DPD RI, Reydonnyzar Moenek, yang turut hadir dalam acara tersebut, perolehan Opini WTP menunjukkan pencapaian tertinggi DPD RI atas pengelolaan APBN oleh sebuah instansi atau lembaga negara.
“Kita mengapresiasi dan bangga atas apa yang disampaikan oleh Ibu Menteri Keuangan terhadap laporan keuangan pemerintah pusat, dalam hal ini dari kelembagaan DPD RI yang disampaikan kepada Bapak Ketua DPD RI. Dan ini bagian komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara. Kemudian bagaimana menjamin transparansi dan akuntabilitas, termasuk masalah-masalah good governance dalam pengelolaan keuangan,” ucapnya.
Pria yang akrab disapa Donny ini juga mengatakan jika DPD RI akan terus berkomitmen dalam pembentukan sistem pengelolaan keuangan negara yang diikuti dengan adanya laporan pertanggungjawaban sesuai peraturan perundang-undangan. Sehingga pengelolaan APBN di DPD RI dapat dipertanggungjawabkan dan kedepannya dapat memperoleh Opini WTP secara berkelanjutan.
“Tentunya laporan keuangan pemerintah pusat ini akan terus dan semakin akan tetap terjaga dan kita bangun sedemikian rupa sehingga betul-betul memberikan kemanfaatan dalam pengelolaan keuangan negara, baik itu yang berupa uang atau barang,” imbuhnya.
Menurut Donny, pencapaian prestasi Opini WTP yang ke-13 kali berturut-turut ini tidak lepas dari peranan Pimpinan DPD RI serta adanya kerjasama yang baik dengan lembaga-lembaga pemeriksa keuangan negara. Komitmen dari Pimpinan DPD RI untuk menciptakan sistem pengelolaan keuangan yang akuntabel menjadi acuan bagi Sekretariat Jenderal DPD RI dalam menyusun mekanisme pengelolaan anggaran dan penyusunan laporan pertanggungjawaban keuangan.
“Dan tentunya adalah kerjasama, koordinasi, sinergitas, harmoni, dan keinginan dan kemauan untuk terus belajar meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan termasuk mendapatkan asistensi dari Aparat Pemeriksa Internal Pemerintah atau (APIP), tentunya tersedianya standar pemeriksaan yang berkenaan dengan itu. Oleh karenanya itu yang menjadi motivasi dan dorongan kami untuk terus tetap menjaga bagaimana Wajar Tanpa Pengecualian ini terus tetap kita pertahankan,” tutup Donny.
Editor : T E
Tag :#dpdri #opini wtp #oesman sapta #sri mulyani #wtp 13 kali berturut2
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
GUBERNUR MAHYELDI; PERLUASAN AKSES KEUANGAN MEMBUKA PELUANG BAGI UMKM, PETANI, NELAYAN, DAN KELOMPOK MASYARAKAT LAINNYA
-
UUS BANK NAGARI BORONG DUA PENGHARGAAN BERGENGSI DI INFOBANK SHARIA AWARDS 2026
-
PLTS 100 GWP DILUNCURKAN, PLN SIAP DUKUNG AKSELERASI PENGEMBANGAN EBT MENUJU SWASEMBADA ENERGI
-
SINERGI DAN REGENERASI NASIONALISME WARNAI UPACARA HUT KE-81 RI DI TAPIN
-
ANDRE ROSIADE SEBUT 2 KEBIJAKAN INI BERDAMPAK PADA PENGUATAN NILAI RUPIAH
-
SEMEN PADANG FC DAN BAN KAPTEN: KETIKA PENGALAMAN SAJA TAK CUKUP, KABAU SIRAH BUTUH JIWA YANG MENGIKAT
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU
-
WAYANG SAWAHLUNTO MENGANGKAT KISAH TAMBANG OMBILIN DENGAN BAHASA TANGSI
-
ALU KATENTONG PADANG LAWEH, KESENIAN PEREMPUAN MINANGKABAU YANG LAHIR DARI AKTIVITAS MENUMBUK PADI