HOME BIROKRASI KOTA PAYAKUMBUH
- Kamis, 25 Maret 2021
Hasil Rapat Menjalang Ramadhan, SHALAT TARAWIH DIPERBOLEHKAN, PASA PABUKOAN MASIH DIKAJI
Payakumbuh, (Minangsatu) - Rabu (24/3) Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Payakumbuh menggelar rapat evaluasi, di Aula Randang Balai Kota. Rapat ini digelar mengingat dalam waktu dekat umat Muslim akan memasuki bulan suci Ramadhan.
Dalam rapat tersebut diputuskan bahwa kegiatan keagamaan seperti Shalat Tarawih dan Shalat Hari Raya Idul Fitri diperbolehkan, dengan syarat menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Diperbolehkannya kegiatan keagamaan tersebut mengingat Kota Payakumbuh berada di Zona Kuning.
"Tim satgas akan buatkan SOP dan surat edaran terkait pelaksanaanya, yang penting protokol kesehatan harus diterapkan," kata Walikota Riza Falepi didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Rida Ananda.
Terkait pasa pabukoan, Wako Riza menyebut akan melakukan pengkajian terlebih dahulu, bagaimana teknisnya mengingat akan menimbulkan keramaian dan disini ada keseimbangan yang harus dipertimbangkan antara ekonomi masyarakat dan penyebaran Covid-19.
"Sepanjang masyarakat kita tetap mematuhi protokol kesehatan dan kasus covid kota terus melandai, Insya Allah ini akan diperbolehkan," ucapnya.
Riza menyebut saat ini Pemko Payakumbuh dan Tim Satgas Covid-19 masih menunggu aturan resmi dari Presiden atau menteri yang membidangi ini, terkait pelaksanan kegiatan bulan Ramadhan.
Dikesempatan itu juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Payakumbuh Rida Ananda menambahkan berdasarkan arahan Wali Kota Payakumbuh bahwa setiap masyarakat Payakumbuh yang terkena kasus Covid-19 akan diberikan bantuan sosial yang akan disalurkan melalui Dinas Sosial.
"Bantuan ini akan diberikan untuk setiap orangnya bukan per KK, misalnya disatu KK itu ada yang kena kasus Covid-19 3 orang, ya ketiganya kita berikan bantuan," ujar Sekda
"Untuk bantuan sosialnya akan diberikan berupa paket sembako senilai lebih kurang 300 ribu rupiah per orangnya," lanjutnya.
Sementara itu Kapolres Payakumbuh Alex Prawira mengatakan, untuk pelaksanaan kegiatan bulan Ramadhan, berdasarkan edaran dari pusat sampai saat ini belum ada pelarangan, termasuk untuk mudik sekalipun.
"Untuk saat ini kita siapkan dulu SOP nya sepanjang masih dibolehkan, nanti kalau ada aturan atau kebijakan baru dari pusat, baru kita mengacu ke situ," kata Kapolres.
"Untuk pasa pabukoan kita dudukkan dulu konsepnya bagaimana nantinya penerapan protokol kesehatan yang ketat bisa dilaksanakan disana oleh pedagang dan pembeli," tambahnya.*
Editor : Benk123
Tag :#payakumbuh
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
DPRD PAYAKUMBUH MINTA REALISASI TAMBAHAN TKD RP116,97 MILIAR BERIKAN MANFAAT BAGI MASYARAKAT
-
TRANS PALIKO MASUK TAHAP AKSELERASI, HUBUNGKAN PAYAKUMBUH DAN LIMA PULUH KOTA
-
ZULMAETA LANTIK 17 PEJABAT, MINTA KERJA LEBIH PROFESIONAL
-
PAYAKUMBUH BAKAL TERAPKAN TILANG ELEKTRONIK UNTUK PELANGAR LALU LINTAS
-
PAYAKUMBUH AJUKAN PROPOSAL 200 MILIAR UNTUK PENGEMBANGKAN RSUD DR. ADNAAN WD KE KEMENKES
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG