- Selasa, 16 Desember 2025
Hari Kedua MTQ XLI, Kafilah Kota Payakumbuh Tunjukan Tren Positif
Hari Kedua MTQ XLI, Kafilah Kota Payakumbuh Tunjukan Tren Positif
Payakumbuh (Minangsatu) - Optimisme kafilah Kota Payakumbuh menguat pada hari kedua pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-XLI tingkat Provinsi Sumatera Barat yang digelar di Kota Bukittinggi.
Sejumlah peserta disebut berpeluang melangkah ke babak final, sementara beberapa lainnya telah memastikan tiket ke semifinal.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setdako Payakumbuh, Efrizal Amarullah, mengatakan performa kafilah Payakumbuh sejauh ini menunjukkan tren positif.
Menurutnya, hasil sementara di sejumlah cabang lomba menjadi sinyal kuat bahwa pembinaan yang dilakukan selama ini berjalan efektif.
“Alhamdulillah, dari dua hari pelaksanaan MTQ, beberapa kafilah Kota Payakumbuh memiliki peluang besar masuk babak final. Bahkan, di beberapa cabang sudah ada yang dinyatakan lolos ke semifinal,” kata Efrizal, Senin (15/12/2025) malam.
Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi pemantik motivasi tersendiri bagi seluruh peserta yang masih akan tampil.
Dukungan moril dari pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan terus mengalir agar para peserta dapat tampil maksimal di setiap cabang lomba.
Pada Selasa (16/12/2025), kafilah Kota Payakumbuh dijadwalkan tampil sejak pagi hingga malam hari di berbagai lokasi lomba.
Sejumlah cabang strategis akan diikuti, mulai dari qiraat, tilawah, tartil, hafalan Al-Quran dan hadits, hingga Musabaqah Syarhil Quran (MSQ) dan Musabaqah Fahmil Quran (MFQ).
Pada pukul 08.00 WIB, Annisa Khairun Nikmah akan tampil pada cabang Qiraat Murattal Remaja di Masjid Tangah Jua.
Di waktu yang sama, cabang Hafalan 5 Juz dan Tilawah diikuti oleh Isra Syukra Hamda (putra) serta Tazkiyah Nailatil Izza (putri) di Masjid Jami’ Mandiangin.
Cabang Tartil Dasar diikuti oleh Natan Vandick (putra) dan Khalifatul Ukhayra Yobi (putri) di Masjid Jami’ Aur Kuning.
Sementara itu, cabang MSQ putri akan diwakili Miftah Arafah dan tim di Pustaka Bung Hatta, serta Hafalan Hadits dengan Sanad oleh Mayyasa Husna Tarigan di Masjid Tablighiyyah. Untuk cabang MFQ putra dan putri, lomba digelar di RRI.
Selanjutnya, pada pukul 11.00 WIB, Zaki Fadhlurrohman akan tampil pada cabang Tartil Menengah putra di Masjid Jami’ Aur Kuning.
Memasuki pukul 13.00 WIB, Akramul Insan Zaer (putra) dan Annisaul Muthmainnah (putri) akan berlaga pada cabang Tilawah Remaja di Masjid Jami’ Birugo.
Di waktu yang sama, Nayla Aisha Fitriani akan mengikuti cabang Hafalan 10 Juz putri di Masjid Agung Tangah Sawah, serta Asy-Syifa Hasanah Al Mukhtar pada cabang Hafalan Hadits tanpa Sanad di Masjid Tablighiyyah.
Pada sore hari pukul 15.00 WIB, Sarah Siregar dijadwalkan tampil pada cabang Hafiz 20 Juz putri di Masjid Jami’ Mandiangin.
Adapun penampilan terakhir kafilah Payakumbuh pada hari tersebut akan ditutup oleh Rinaldi Rahman pada cabang Tilawah Dewasa putra pukul 19.30 WIB di mimbar utama.
Efrizal berharap seluruh peserta diberikan kelancaran dan ketenangan saat tampil, sehingga mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
Ia juga mengajak masyarakat Payakumbuh untuk terus mendoakan dan memberikan dukungan moral.
“MTQ bukan semata ajang perlombaan, tetapi juga syiar Al-Quran. Semoga ikhtiar para kafilah ini membawa hasil terbaik dan mengharumkan nama Kota Payakumbuh di tingkat provinsi,” pungkasnya.
Editor : melatisan
Tag :MTQ XLI, Kafilah, Kota Payakumbuh, Tunjukan, Tren Positif
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
MASYARAKAT PAYAKUMBUH DIAJAK MEMPERBANYAK AMAL IBADAH DI BULAN MUHARRAMÂ
-
HEWAN KURBAN BANTUAN PRESIDEN PRABOWO DISEMBELIH DI PAYAKUMBUH
-
RIBUAN JAMAAH PADATI HALAMAN KANTOR WALI KOTA TUNAIKAN SHALAT IDUL ADHA
-
JEMAAH CALON HAJI KLOTER 13 DAN KLOTER 14 DARI PAYAKUMBUH BERANGKAT KE TANAH SUCI MAKKAH
-
175 JEMAAH CALON HAJI ASAL KOTA PAYAKUMBUH DILEPAS KE TANAH SUCI MAKKAH
-
MELAMPAUI NASIONALISME SIMBOLIK
-
KETIKA KAMPUS BELAJAR DARI MASYARAKAT: MAKNA FOME DALAM MEMBENTUK TENAGA KESEHATAN MASA DEPAN
-
BOARD OF PEACE DAN INDONESIA: UJIAN KONSISTENSI DIPLOMASI PERDAMAIAN DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK
-
JENDERAL ABDUL HARIS NASUTION DAN PERANG KAMANG 1908
-
MEMELIHARA HARAPAN, CATATAN HENDRY CH BANGUN