HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Jumat, 26 Mei 2023
Harga Cabai Mulai Membaik, Penyakit Latiang Kembali Risaukan Petani
Pd. Panjang (Minangsatu) - Hampir dua bulan belakangan ini. Harga cabai dipasat sayur mayur Kota Padang Panjang berada dalam kisaran Rp 16 s/d Rp 20 ribu/kg.
Sementara harga pupuk dan racun, mencapai ratusan ribu per karung. Tak ayal, banyak petani cabai di Padang Panjang dan daerah interland Batipuah X Koto menjerit terkait harga jual cabai maupun pupuk) racun.
Menurut Sutan Mudo, 47, salah seorang petani cabai, Jumat (26/5/2023), mengaku kelimpungan menghadapi kondisi harga cabai yang sampai mencapai 15 ribu per kilo.
"Kondisi tersebut sudah berlangsung sejak awal puasa hingga habis lebaran. Di sisi lain, kita dihadapkan pada persoalan mahalnya harga pestisida," tuturnya.
Kini, harga cabai sedikit mulai membaik. Tetapi, panen cabai sudah mulai akan habis. Bahkan, kini mulai merisaukan lagi mulai merebaknya penyakit "latiang" membuat tanaman cabai menjadi rusak dan mati.
"Memang, bagi petani cabai waktu dua bulan belakangan ini membuat kita risau. Namun demikian, kita tentu harus tetap optimis jika kondisi seperti ini akan cepat membaik," timpal Mak Kayo petani cabai lainnya.
Selain itu, yang tak kalah pentingnya, bagaimana pemerintah melalui instrumen terkait membantu petani dalam penyediakan kebutuhan pestisida (pupuk dan racun) dengan harga terjangkau. Untuk harga pupuk dan racun, itu sangat merisaukan sekali.
Terkadang, dihitung dengan harga panen tak seimbang dengan harga pestisida akan dibeli, keluh para petani, baik di Padang Panjang maupun petani di wilayah interland Batipuh X Koto. (*)
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
WAWAKO ALLEX SAPUTRA TUTUP FESTIVAL LITERASI.
-
CERPEN KARYA PENULIS MUDA PADANG PANJANG, NAURA, DILUNCURKAN.
-
FESTIVAL LITERASI IV, CIPTAKAN PELUANG EKONOMI BAGI UMKM
-
FESTIVAL LITERASI IV RESMI DIBUKA, DUA INOVASI DILUNCURKAN
-
PEDULI KARHUTLA, PARTAI DEMOKRAT GELAR PROGRAM BAGI MASKER GRATIS DAN DONOR DARAH
-
KEADILAN INSTAN: DIBALIK SERUAN “NO VIRAL NO JUSTICE”
-
DUA KEMENANGAN KABAU SIRAH, SAATNYA MERAJUT KEMBALI KEPERCAYAAN YANG SEMPAT RETAK
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL