HOME PEMBANGUNAN PROVINSI SUMATERA BARAT
- Sabtu, 1 Juni 2024
Gubernur Sumbar Pertimbangkan Pembangunan Jalan Alternatif Penyangga Jalur Lembah Anai
Gubernur Sumbar Pertimbangkan Pembangunan Jalan Alternatif Penyangga Jalur Lembah Anai
Padang (Minangsatu) - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mempertimbangkan usulan masyarakat yang meminta pihaknya membangun jalan alternatif untuk perhubung Kecamatan 2x11 Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman dengan Kota Padang Panjang untuk penyangga jalur Lembah Anai.
Mahyeldi mengatakan, potensi kearah itu cukup besar. Sebab, hingga sekarang belum ada jalan alternatif penghubung kedua daerah selain jalan nasional via Lembah Anai yang rawan bencana.
"Usulan ini patut kita pertimbangkan untuk antisipasi jika sewaktu-waktu jalan Lembah Anai tidak bisa dilalui," ucap
Gubernur saat menerima audiensi KAN Nagari Gunuang Kota Padang Panjang, KAN Nagari Guguak Kec. 2X11 Kayu Tanam dan KAN Nagari Anduriang Kab. Padang Pariaman di Ruang Rapat Kantor Gubernur, Jumat (31/5/2024).
Mengingat di sekitar daerah tersebut merupakan kawasan hutan lindung dan hutan margasatwa, maka untuk langkah awal, Gubernur Mahyeldi menyarankan kepada Kepala Dinas PU Kota Padang Panjang untuk menentukan titik koordinat jalan yang direncanakan, dengan tujuan agar urusan perizinannya bisa segera diurus ke kementerian terkait. "Termasuk pembiayaannya, jika kita belum mampu, itu akan kita usulkan ke Pemerintah Pusat," terang Mahyeldi.
Sementara itu, salah seorang Pengurus KAN Nagari Gunung Kota Padang Panjang, Nurmai Nazar Dt. Tan Rajo Lelo mengatakan usulan yang dibawanya ini sebelumnya telah dimusyawarahkan di masing-masing nagari terkait dan semua sudah sepakat.
"Insya Allah semua sudah sepakat dan siap mendukung pemerintah dalam proses pembangunan nantinya," ungkap Nurmai Nazar Dt. Tan Rajo Lelo
Ia juga mengatakan, jalan yang diusulkannya itu, pada zaman penjajahan juga sudah dimanfaatkan sebagai jalur transportasi utama masyarakat Kayu Tanam menuju Kota Padang Panjang dan sebaliknya untuk mengangkut barang dagangan menggunakan kuda beban.
"Jadi ini bukan jalur baru, tapi jalur lama yang kita coba hidupkan kembali dengan panjang lebih kurang 7 kilometer," ungkapnya.
Atas dasar itu, pihaknya berharap usulan tersebut dapat diterima pemerintah sebagai salah satu solusi untuk penyangga jalan nasional di kawasan Lembah Anai yang rawan bencana.
Tampak hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah Kepala OPD di lingkup Pemprov Sumbar antara lain, Kepala Dinas Kehutanan, Yozawardi; Kepala Dinas BMCKTR, Era Sukma Munaf; dan Kepala Bappeda, Medi Iswandi. Selain itu juga hadir Kepala Dinas PU Kota Padang Panjang.
Editor : ranof
Tag :#Pembangunan alternatif penyangga Lembah anai #Sumbar
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PROSES PENGADAAN TANAH FLYOVER SITINJAU LAUIK CAPAI PROGRES PENTING
-
ANTISIPASI KEMACETAN SAAT MASA LIBUR LEBARAN, GUBERNUR MINTA HKI MEMPERCEPAT PENANGANAN JALAN
-
MENAKER SERAHKAN BANTUAN RP30,3 MILIAR UNTUK KORBAN BENCANA SUMBAR, GUBERNUR MAHYELDI MENILAI POSITIF UNTUK PEMULIHAN EKONOMI
-
PEMBANGUNAN JALAN TOL SEKSI SICINCIN/KAYU TANAM - BUKITTINGGI DIRENCANAKAN DIBAGI MENJADI DUA SEGMEN
-
MENTERI PU : PEMERINTAH PUSAT SIAPKAN RP2,6 TRILIUN UNTUK PEMULIHAN PASCABENCANA SUMBAR
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI