HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN LIMAPULUH KOTA

  • Jumat, 28 Oktober 2016

Gubernur Sumbar Gugah Masyarakat Giatkan Pengajian Alqur’an

Pemukulan bedug menandai pembukaan MTQ 37 Kabupaten Limapuluh Kota
Pemukulan bedug menandai pembukaan MTQ 37 Kabupaten Limapuluh Kota

LIMAPULUH KOTA (Minangsatu) - Diwakili Staf Ahli  Gubernur Sumbar, Jafrinal Arifin, membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional Ke-37 tingkat Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (27/10). Kegiatan lomba baca seni Alqur’an itu diselenggarakan sejak 26 hingga 30 Oktober 2016 di Nagari Maek Kecamatan Bukik Barisan.

Mengiringi pembukaan, Gubernur Sumbar mengimbau masyarakat agar ikut menggiatkan forum pengkajian Al-quran, karena kalam Allah itu sebagai salah satu ajaran bagi umat islam. "Al-quran sebagai sumber ilmu pengetahuan dan inspirasi tidak akan pernah habis untuk digali dan dipelajari," kata Jafrinal Arifin.

Ia mengatakan, pengkajian al-quran tersebut dapat diselenggaran dalam berbagai bentuk, mulai dari Taman Pendidikan Alquran (TPA), Taman Pendidikan Seni Alquran (TPSA) dan Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA).

Melalui kelompok-kelompok pengajian, kata dia, TPA ada yang diselenggarakan di tempat ibadah seperi masjid dan mushala, serta ada juga yang bergiliran dari ke setiap rumah masyarakat.
Menurutnya, keluhuran nilai-nilai ajaran al-quran sebagai pedoman dan pandangan hidup masyarakat perlu dikembangkan melalui proses pendidikan, baik secara formal maupun non formal. Temasuk melalui MTQ,  kegiatan pendidikan ekagamaan tersebut berbagai cabang keilmuan al-quran dikembangkan dan perlombakan.

Ia mengatakan, pelaksanaan MTQ yang secara rutin diselenggarakan mulai dari tingkat lokal dan internasional senantiasa diarahkan pada menumbuhkan kecintaan dan menggairahan masyarakat agar mempelajari al-quran.

Kegiatan MTQ dapat menjadi tolak ukur dan dinamika aktivitas pembinaan dan belajar seni baca al-quran pada masing-masing kecamatan yang ada di Kabupaten Limapuluh kota."Dalam kegiatan ini dapat terlihat apakah kegiatan belajar al-quran aktif terlaksana di setiap kecamatan. Hal ini juga berlaku sama di masing-masing kabupaten dan kota yang ada di Sumbar," sebutnya.
Jafrinal mengatakan, dalam sejumlah kegiatan MTQ di tingkat Sumbar kafilah dari Limapuluh Kota termasuk diperhitungkan, bahkan juga mewakili Sumbar ke tingkat nasional dan internasional.
Hal itu menandakan pembelajaran al-quran masih terlaksana dengan baik, hal itu perlu dipertahankan pada masa mendatang. Pemprov Sumbar, las dia,  meminta agar masyarakat meningkat kebersamaan antar sesama etnis dan agama sehingga dengan adanya kebersamaan tersebut dapat mempercepat pembangunan daerah.

[Rahmat Simona ]

 


Wartawan : Rahmat Simona
Editor :

Tag :# MTQ 37 Limapuluh Kota

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com