HOME PEMBANGUNAN PROVINSI SUMATERA BARAT
- Sabtu, 3 Mei 2025
Gubernur Mahyeldi Paparkan Proyek Strategis Sumbar Di Hadapan Menteri PU Dan Andre Rosiade: Flyover Sitinjau Lauik Hingga Pengendalian Banjir
Gubernur Mahyeldi Paparkan Proyek Strategis Sumbar di Hadapan Menteri PU dan Andre Rosiade: Flyover Sitinjau Lauik hingga Pengendalian Banjir
Padang Pariaman (Minangsatu) - Dalam suasana akrab di ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Jumat malam (2/5/2025), Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menggelar jamuan makan malam bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dody Hanggodo, Anggota DPR RI Andre Rosiade, serta sejumlah kepala daerah di Sumbar. Acara ini sekaligus menjadi momen penting untuk memaparkan perkembangan proyek infrastruktur strategis di wilayah Sumatera Barat.
Di hadapan para tamu penting itu, Gubernur Mahyeldi menegaskan komitmen Pemprov Sumbar untuk terus menggenjot pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada keselamatan, ketahanan pangan, dan kesejahteraan masyarakat.
“Saya atas nama Pemprov Sumbar mengucapkan terima kasih dan rasa bahagia atas kunjungan Pak Menteri. Kami ingin memperlihatkan bahwa Sumbar serius dalam mempercepat pembangunan, khususnya proyek-proyek strategis,” ujar Mahyeldi.
Salah satu proyek yang dipaparkan secara rinci adalah pembangunan Flyover Panorama I Sitinjau Lauik, yang sudah lama dinanti masyarakat. Proyek ini termasuk dalam skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha dengan Dukungan Ketersediaan Layanan (KPBU-AP).
Jalan eksisting sepanjang 2,2 km akan ditangani menjadi 2,789 km, yang membentang di Kelurahan Indarung dan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. Total kebutuhan lahan mencapai sekitar 18,7 hektare dengan rincian 10,1 ha lahan masyarakat dan 8,59 ha kawasan hutan lindung.
Saat ini sudah ada penetapan lokasi (Penlok) melalui SK Gubernur Nomor 620-294-2024 yang ditandatangani sejak 5 April 2024. Dari 10 bidang tanah masyarakat yang dibutuhkan, lima sudah bersertifikat, dan sisanya sedang dalam proses pembebasan lahan.
“Kawasan ini rawan longsor dan sangat berbahaya bagi pengendara. Flyover Sitinjau Lauik ini bukan hanya soal kelancaran lalu lintas, tapi juga menyangkut nyawa,” kata Mahyeldi.
Selain flyover, Mahyeldi juga mengusulkan sederet program infrastruktur yang mendesak, mulai dari perbaikan irigasi, pengendalian banjir, hingga pengamanan pantai. Beberapa proyek lain yang disoroti:
1. Irigasi Bandar Sirukam, Solok kondisi rusak berat dan tumpang tindih kewenangan antara pusat dan provinsi pasca keluarnya Permen PUPR No. 14 Tahun 2015.
2. Sabo Dam Marapi dan Singgalang (Agam-Tanah Datar), baru 9 dari 56 unit yang direncanakan telah masuk tahap perencanaan. Sementara Gunung Marapi masih aktif dan berpotensi memicu galodo (banjir bandang).
3. Pengendalian Banjir Sungai Batang Sumpur dan Batang Batahan (Pasaman dan Pasbar) - Telah merendam ratusan rumah, merusak jembatan, hingga menimbulkan korban jiwa.
4. Pengamanan Pantai Air Haji (Pesisir Selatan) - Abrasi menyebabkan rumah nelayan roboh akibat hantaman ombak.
5. Kolam Retensi Batang Maransi (Kota Padang) - Banjir merendam pusat pemerintahan, kampus, rumah sakit, hingga permukiman warga.
Mahyeldi juga menyampaikan perlunya normalisasi sungai di daerah terdampak erupsi Marapi, serta penanganan longsoran di kawasan Ngarai Sianok.
Menanggapi paparan tersebut, Menteri Dody Hanggodo merespons positif dan mendorong Pemprov untuk segera menyusun proposal resmi.
“Silakan ajukan proposal secara rinci, nanti kami pelajari dan masukan dalam program nasional. Prinsipnya kami siap bersinergi, apalagi bersama anggota DPR RI dari Sumbar seperti Pak Andre Rosiade,” kata Menteri Dody.
Editor : ranof
Tag :#Fly Over Sitinjau Lauik #Menteri PU #Gubernur Mahyeldi #Sumbar
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMPROV SUMBAR ALOKASIKAN RP195,1 MILIAR TKD UNTUK 75 KEGIATAN INFRASTRUKTUR SDA
-
PEMANFAATAN DANA TKD DI DINAS BMCKTR SUMBAR UNTUK 18 PROGRAM STRATEGIS BERJALAN SESUAI RENCANA
-
WAGUB VASKO MINTA MASYARAKAT BERSABAR SELAMA PEKERJAAN PENINGKATAN JALAN PADANG–SOLOK-SAWAHLUNTO
-
PEMPROV SUMBAR DAN FMIPA UNAND SUSUN LANGKAH KONKRET HILIRISASI HASIL RISET UNTUK PENGEMBANGAN DAERAH
-
AKSES TANAH DATAR-SIJUNJUNG SUDAH PULIH, MEMANFAATKAN DANA TKD PEMPROV SUMBAR
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG