- Minggu, 4 Januari 2026
Gol Penalti PSIM Hentikan Perlawanan Kabau Sirah Di Bantul
Yogyakarta (Minangsatu) - Semen Padang FC harus menelan pil pahit di awal tahun 2026 usai takluk tipis dari tuan rumah PSIM Yogyakarta dalam lanjutan BRI Super League. Bertanding di Stadion Sultan Agung, Bantul, Kabau Sirah kalah dengan skor 1-0 melalui gol penalti pada babak kedua, Minggu (4/1/2026).
Absennya gelandang jangkar andalan Alhassan Wakaso akibat hukuman akumulasi kartu cukup memengaruhi keseimbangan permainan Semen Padang. Meski demikian, Kabau Sirah tetap tampil disiplin dan mampu memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.
Pada babak pertama, kedua tim bermain hati-hati dan belum mampu memecah kebuntuan. PSIM Yogyakarta yang lebih banyak menguasai bola mencatatkan tiga tembakan tepat sasaran, sementara Semen Padang FC juga mampu membalas dengan dua tembakan yang mengarah ke gawang.
Peluang berbahaya Semen Padang hadir pada menit ke-16 lewat serangan balik cepat yang dipimpin Cornelius Stewart. Tendangan dari sisi kiri berhasil ditepis kiper PSIM, Cahya Supriadi, dan hanya berbuah sepak pojok. Tak berselang lama, Pedro Matos kembali mengancam pada menit ke-19, namun sundulannya masih melenceng dari sasaran.
Tuan rumah juga nyaris membuka keunggulan pada menit ke-22 melalui Fahreza Sudin yang menerima umpan matang Nermin Hajelta, namun kiper Semen Padang, Arthur, tampil sigap mengamankan gawangnya.
Menjelang turun minum, PSIM sempat mendapatkan penalti setelah Deri Corfe dianggap dilanggar di kotak terlarang. Namun, keputusan tersebut dianulir wasit setelah melakukan pengecekan VAR, sehingga skor tetap imbang tanpa gol hingga babak pertama usai.
Gol penentu baru tercipta di babak kedua. Pada menit ke-64, wasit Ko Hyung Jin menunjuk titik putih setelah Pedro Matos dinilai melakukan pelanggaran terhadap Franco Ramos Mingo di dalam kotak penalti. Ze Valente yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan membawa PSIM unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Semen Padang berusaha keluar menyerang untuk mengejar ketertinggalan. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. PSIM Yogyakarta mengamankan kemenangan lewat gol tunggal tersebut.
Hasil ini membuat Semen Padang FC masih tertahan di zona merah, tepatnya peringkat ke-16 klasemen sementara dengan koleksi 10 poin. Sementara itu, PSIM Yogyakarta bertahan di papan atas dengan menempati posisi keenam dan mengoleksi 25 poin
Editor : melatisan
Tag :PSIM, Semen Padang FC, Bantul
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
DUET HENDRI SUSILO DAN YULIAN SYAHREVA RESMI TUKANGI BARITO PUTERA
-
TIMNAS INDONESIA MODE TEMPUR DI PIALA AFF 2026
-
TIGA TALENTA MINANG IKUT TC TIMNAS INDONESIA U-20
-
PERKENALKAN, LAZAR ZLICIC, PEMAIN ASING KEDUA SEMEN PADANG FC
-
COACH DIAN OKTA ANTAR PESIK KUNINGAN RAIH RUNNER-UP LIGA 4 PIALA PRESIDEN 2026
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG